Rancang Agrowisata Madurasa, Kades Gagah Ungkap Terimakasih pada Bupati Pamekasan

0
47
Pemerintah Desa Gagah saat silaturrahmi kepada Bupati Pamekasan. (Yayan/PIJARNEWS.ID)

PAMEKASAN, PIJARNEWS.ID – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam mengapresiasi kinerja Pemerintah Desa (Pemdes) Gagah, Kecamatan Kadur yang merancang agrowisata Madurasa sebagai objek wisata baru.

Bupati milenial ini mengatakan, pemdes Gagah mempresentasikan beberapa rencana pembangunan agrowisata Madurasa di atas tanah kas desa (TKD) dengan luasan sekitar 6 hektar. Rencana itu sejalan dengan tema Pemkab Pamekasan tahun 2021, yakni Desaku Makmur Pamekasan Hebat.

“Saya senang sekali pak kades Gagah tadi menyampaikan beberapa rencana luar biasa yang ingin dilaksanakan di desanya. Tinggal sekarang semangat itu dijaga oleh pak kades dan seluruh stake holder di sana,” katanya usai pertemuan di ruang Peringgitan Dalam Mandhapa Agung Ronggosukowati, Kamis (18/2/2021).

Dewan Penasehat PW GP Ansor Jawa Timur ini menambahkan, apabila rencana itu terwujud, maka masyarakat di desa tersebut akan makmur dan sejahtera. Sebab ekonomi akan berputar cepat dari kunjungan wisatawan. Semangat membangun desa itu merupakan bagian ikhtiar Pemerintah Desa Gagah yang ingin maju bersaing dengan desa desa maju lainnya di Indonesia.

“Saya sampaikan, tidak mungkin ada hasil luar biasa dari kerja biasa. Pak kades ini merancang usaha luar biasa, masih muda dan desanya berkeinginan maju,” tambah sarjana psikologi tersebut.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini melanjutkan, semangat membangun dari pemdes yang dimotori oleh kades perlu mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Karena mereka memiliki iktikad kuat membangun desa dan mengenalkan desanya di kancah nasional.

BACA JUGA :  Kapolri Dianugerahi Wing Kehormatan Penerbang dan Brevet Kapal Selam Hiu Kencana

Sementara itu, Kepala Desa Gagah Kecamatan Kadur, Hendra Budi Krisna mengungkapkan, pembangunan wisata Madurasa itu merupakan hasil kajian dari potensi desa. Mulai potensi legen (la’ang, Madura,) siwalan yang selama ini dikelola secara tradisional akan diolah secara profesional menjadi kopi herbal, serta potensi lain yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Pengembangan desa wisata di Desa Gagah ini bertujuan untuk mengangkat perekonomian warga sekitar. Karena nanti akan menjual beberapa produk atau kerajinan dari masyarakat Desa Gagah,” ungkapnya.

Alumni Brawijaya Malang ini menambahkan, adanya rancangan agro wisata Madurasa itu nantinya akan menyerap tenaga kerja dari masyarakat Desa Gagah. Sehingga pengangguran akan teratasi, anak muda tidak perlu mencari pekerjaan ke luar daerah.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Bupati Pamekasan atas waktu yang telah diberikan untuk presentasi mengenai rencana pembangunan dan pengembangan agrowisata Desa Gagah. Dan beliau insyaallah siap mensupport semua kegiatan yang ada di desa kami,” katanya. (yan/mad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here