Alfi Nurhidayat ST MT menyampaikan materi pada Kuliah Perdana Fakultas Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)

PIJARNEWS.ID – Menjadi mahasiswa harus yakin dan optimistis menatap masa depan, meski tantangan sangat kompleks dan persaingan cukup ketat. Harus bersiap dan menguatkan dirinya sebagai ‘agent of change’ dengan berbekal semangat dan kemauan, selain ilmu pengetahuan, wawasan, jaringan dan spiritual yang kuat demi menggapai prestasi yang unggul.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas PU Kota Batu, Alfi Nurhidayat ST MT selaku narasumber dalam Kuliah Perdana Fakultas Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dengan tema Meneguhkan Semangat Optomisme Menggapai Prestasi Unggul, Sabtu (5/10/2019) di theater dome UMM.

“Kuliah adalah investasi masa depan, jadi adik-adik harus yakin dan optimistis menyongsong masa depan,” ujar Alfi dihadapan ratusan mahasiswa baru Fakultas Teknik jurusan sipil UMM.

Alfi yang juga alumni UMM, menyampaikan bahwa modal utama menjadi mahasiswa adalah keyakinan dan kemauan diri harus dikuatkan dalam menuntut ilmu di kampus, karena dalam perjalanannya nanti akan mengalami banyak halangan dan kesulitan sebagai fase seleksi. “Saat kuliah dikampus juga akan mengalami seleksi, baik seleksi alam ataupun seleksi akademis, hingga nanti anda mampu bertahan atau tidak,” katanya sambil menguatkan.

Alfi mengajak untuk lebih membuka diri dalam menempa kedewasaan perilaku dan pola pikir, karena mahasiswa baru mengalami masa transisi dari jenjang pendidikan SMA/STM ke dunia Perguruan Tinggi. “Open mind, buka pikiran anda sekarang juga, karena sesungguhnya nanti anda harus bisa memulai budaya kampus, dimana serba mandiri dan berusaha sendiri, beda saat di sekolah SMA/STM,” ajaknya sambil meyakinkan peserta kuliah perdana terkait eksistensi sebagai mahasiswa.

Kemudian Alfi mengingatkan hal niat baik kuliah masing-masing mahasiswa baru dengan mengutip QS At-Taubah ayat 41. “yang artinya:
Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihad lah kamu dengan harta dan dirimu di jalan Allah. yang demikian itu lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui,” paparnya terkait makna ayat dimaksud.

BACA JUGA :  Lorong Gelap Demokrasi Kita

Jika sudah masuk kuliah dikampus selanjutnya akan dihadapkan pada kuliah yang benar-benar bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat, “Hingga bisa mengaplikasikan kuliah kehidupan diluar kampus,” ujarnya.

Selain itu ia mengajak mahasiswa baru untuk menggali dan mengoptimalkan potensi yang ada dalam diri mahasiswa dimanfaatkan dalam meningkatkan kapasitas dan kemampuan diri mahasiswa. “Karena Allah menganugerahkan potensi yang terbaik bagi manusia,” tandasnya.

Selanjutnya Alfi mengingatkan kekuatan terbesar yang mampu mengubah masa depan adalah diri sendiri, orang lain hanya membantu. “Kekuatan terbesar yang akan mengubah masa depan anda adalah anda sendiri, terkait karakter pemenang, menjaga etika, pola pikir, kebiasaan, dsb,” tambahnya. Selain itu, ia mengajak untuk hidup seimbang antara kegiatan formal dan non formal yang menyenangkan. “Salah satunya buatlah hidup anda seimbang, antara kegiatan yang formal bersifat ideologis dengan nonformal yang sifatnya santai dan bersenang-senang, seperti nongkrong, ngopi dan sebagainya,” lanjutnya.

Alfi mengingatkan jangan terlalu nongkrong dan ngopinya, khawatir kebalik, malah lebih lama ngopinya dibanding belajarnya. “Karena kalau terlalu lama ngopi dan nongkrong, bisa tambah malas dan akhirnya bisa mengendorkan keyakinan dan semangat belajar dan kuliah di kampus,” selorohnya disambut tepuk tangan riuh mahasiswa.

Disamping itu pihak jurusan sipil yang diwakili oleh Ir Ernawan Setiono MT, menyampaikan menjadi alumni teknik sipil UMM itu banyak plus-nya, yaitu selain ahli dibidang keteknikan, juga diselimuti oleh nuansa regius dan emosional yang kuat. ““Alumni sarjana teknik sipil UMM ada nilai plusnya, yaitu selain faham keteknikan infrastruktur juga senantiasa diselimuti oleh jiwa religius,” katanya.

Ernawan melanjutkan, alumni UMM jika sudah dapat paket output plus-plus yaitu keyakinan, keilmuan, amal perbuatan atau bentuk aplikasi, dan religius akan mudah menggapai prestasi yang unggul sesuai tema. “Alumni UMM itu ada nilai plusnya, yaitu Intelektual, emosional, dan religiusnya ada, dengan begitu dengan mudah menggapai prestasi yang unggul,” pungkasnya. (Wok/Lin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here