Menu

Mode Gelap
Saud El-Hujjaj : Lima Hal untuk Melihat Konflik di Timur Tengah Komunikasi UMM Latih SMA Muhammadiyah 1 Denpasar Membuat Video Pendek Kuliah Tamu Prodi Sosiologi: Persiapan Indonesia Menuju Negara Industri Sinergisitas AUM Tingkatkan Kualitas Pendidikan Muhammadiyah SMA Muga Parengan Hidupkan HW Melalui LKP

Lingkungan · 10 Jul 2024 13:32 WIB ·

BPBD Jatim: 13 kabupaten di Jawa Timur dinyatakan siaga kekeringan


					Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto Perbesar

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto

SURABAYA, PIJARNEWS.ID – Sebanyak 13 kabupaten di Jawa Timur dinyatakan siaga kekeringan. Daerah-daerah tersebut merupakan daerah langganan kekeringan setiap tahunnya. Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto menjabarkan ke-13 kabupaten itu yakni Bangkalan, Bojonegoro, Lamongan, Ponorogo, Jombang, Kabupaten Blitar, Bondowoso, Pacitan, Kabupaten Malang, Sampang, Pamekasan, Trenggalek, dan Gresik.

“Jadi 13 kabupaten itu dalam posisi siaga kekeringan,” ujarnya di Surabaya, Selasa (10/7/2024).

Ia mengungkap khusus daerah Kabupaten Blitar statusnya sudah tanggap darurat kekeringan. Karena sudah ada beberapa titik yang dilaporkan kekeringan. Berdasarkan data tahun 2023, kekeringan di Jatim melanda 23 kabupaten/kota. Dari jumlah itu, 232 kecamatan dan 699 desa/kelurahan mengalami kering kritis.

“Kami di BPBD Jatim berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/kota untuk menyiapkan air bersih untuk mengantisipasi kekeringan, terutama untuk wilayah yang masuk kategori kering kritis,” jelasnya.

Ia yakin kekeringan di tahun 2024 ini tidak akan separah seperti tahun 2023 lalu. Sebab, musim kemarau pada tahun 2024 ini diprediksi lebih pendek.

“Dan di tahun ini teman-teman BPBD berterima kasih kepada rekan-rekan di balai besar wilayah sungai yang turut menyiapkan tempat-tempat penampungan air untuk membantu sektor pertanian,” ungkapnya sebagaimana dikutip Detik Jatim.

Ia juga meminta warga melapor ke BPBD setempat jika terjadi kekeringan. BPBD memastikan akan memberi droping air bersih untuk mengantisipasi dampak kekeringan.

“Kami harap warga juga untuk aktif melapor ke BPBD setempat, karena sudah disiapkan posko di masing-masing kabupaten/kota mengantisipasi kekeringan,” paparnya.

Diketahui kekeringan di Jatim dibagi dalam tiga kategori. Pertama kategori kering kritis ialah sebuah pemukiman warga yang berjarak lebih dari 3 KM dari sumber air. Untuk kategori kering langka, jarak pemukiman warga dengan sumber air yakni 0,5 km hingga 3 km. Lalu untuk kering langka terbatas, jarak pemukiman warga dengan sumber air yakni 0,1 km sampai 0,5 km.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Provinsi Jabar Jadi Daerah Terpadat Di Idonesia

20 Juli 2024 - 16:01 WIB

Kadin DPMD Blitar Pastikan Anggaran Gaji Kades Sudah Tersedia

19 Juli 2024 - 20:49 WIB

Pemkab Kudus Serahkan SK Perpanjangan Masa Jabatan Kepada 118 Kepala Desa

18 Juli 2024 - 20:09 WIB

Pemkab Kediri Gelontorkan Rp.51,45 Miliar Untuk Pembangunan Infrastruktur Jalan Tingkat Desa

18 Juli 2024 - 20:03 WIB

Cegah Urbanisasi, Dirjen Bina Pemdes Tingkatkan P3PD

17 Juli 2024 - 18:58 WIB

Pendamping Desa, Salah Satu Pilar Penopang Kinerja Kemendes PDTT

15 Juli 2024 - 19:16 WIB

Trending di News