Menu

Mode Gelap
Saud El-Hujjaj : Lima Hal untuk Melihat Konflik di Timur Tengah Komunikasi UMM Latih SMA Muhammadiyah 1 Denpasar Membuat Video Pendek Kuliah Tamu Prodi Sosiologi: Persiapan Indonesia Menuju Negara Industri Sinergisitas AUM Tingkatkan Kualitas Pendidikan Muhammadiyah SMA Muga Parengan Hidupkan HW Melalui LKP

Kolom · 2 Jun 2024 08:51 WIB ·

Kepada UMPO : Harapan itu Sampai Pada Kenyataan atau Hanya Harap


					*Penulis : Darmanto Saputro (Ketua PDPM Ponorogo periode 2023-2027) Perbesar

*Penulis : Darmanto Saputro (Ketua PDPM Ponorogo periode 2023-2027)

Perjalanan rintisan kampus Universitas Muhammadiyah Ponorogo dalam rentan sejarah panjang, dari tahun 1960an hingga sekarang 2024, telah lebih dari 40 tahun. Didirikan oleh banyak tokoh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ponorogo bekerjasama dengan kampus besar di atasnya.

Kampus ini di usianya yang sudah dewasa, perjalananannya masih kurang progres dibanding adik-adiknya UMSIDA dan UM Magelang, dan UM Purwokerto yang melesat maju dan telah meraih akreditasi institusi unggul.

Kami Angkatan Muda Muhammadiyah Ponorogo, sedih, gelisah, harap, cemas melihat problematika AUM yang mentereng, tetapi stagnan di Jawa Timur bagaian barat ini. Dominasi kelompok tertentu lebih dari 20 tahun, yang mengatas namakan orang-orang persyarikatan. Namun sebenarnya lebih banyak untuk kepentingan pribadi dan golongannya dan mengkerdilkan kader-kader persyarikatan secara sistematis, masif dan kolaboratif kroni tertentu.

Apakah akan dibiarkan oleh persyarikatan dan oleh angkatan Muda Muhammadiyah dan bapak-bapak persyarikatan yang masih murni memikirkan arah AUM ini sebagai ujung tombak pengkaderan, ujung tombak dakwah, ujung tombak nafas persyarikatan, tentu tidak.

Bagi Angkatan Muda Muhammadiyah yang didaulat menjadi penerus, pelangsung dan penyempurna persyarikatan Muhammadiyah darahnya mendidik. Menunggu kebijaksanaan Pimpinan Pusat Muhammadiyah atas pergantian Rektor Baru Unmuh Ponorogo yang melahirkan jembatan pemimpin baru dan benar-benar baru, yang mampu bersinergi, berkolaborasi dengan seluruh elemen kampus bukan golongan tertentu saja.

Namun berkolaborasi dengan pendirinya pimpinan Daerah Muhammadiyah Ponorogo, bukan melupakannya. Juga berkolaborasi dengan Angkatan Muda Muhammadiyah agar perjalanan kampus ini kokoh, kuat, cepat menghadapi segala tantangan global. Sinyal itu sudah sangat kuat didengungkan Angkatan Muda Muhammadiyah, tokoh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ponorogo, tetapi hingga hari ini masih menunggu belum berbuah kenyataan.

Kami selalu mengingat pesan Ir. Sukarno Pahlawan Nasional, tokoh Muhammadiyah, “Di suatu negeri yang cekcok, tak akan mungkin bisa membangun”, begitu pula pesan ayahanda Abdul Malik Fajar, “Janganlah konflik, akan menjadikan kamu kerdil dan miskin”.

Ini adalah prinsip yang kami pegang, tetapi apabila alur pengembangan AUM semakin jauh dari harapan persyarikatan, semakin jauh dari harapan Angkatan Muda Muhammadiyah. Maka jangan salahkan kami akan bergerak dan bersuara menuntut dan meluruskan arah AUM ini, sampai tujuannya tercapai. (*)

*Penulis : Darmanto Saputro (Ketua PDPM Ponorogo periode 2023-2027)

Artikel ini telah dibaca 446 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Bangkitkan Pendidikan, Merdeka dalam Belajar

1 Mei 2024 - 19:21 WIB

PEMILU 2024 : ANTARA POLITIK DAN ETIK

16 Maret 2024 - 22:18 WIB

Pilpres 2024, Bukti Kedewasaan Demokrasi

15 Maret 2024 - 20:14 WIB

‘Simpang Jalan’ Kaderisasi

31 Januari 2024 - 05:26 WIB

Menjaga Marwah Sistem Jaminan Sosial Nasional

9 Desember 2023 - 05:47 WIB

Nyamuk Wolbachia, memberi manfaat atau mudharat?

18 November 2023 - 18:45 WIB

Trending di Kolom