Menu

Mode Gelap
Saud El-Hujjaj : Lima Hal untuk Melihat Konflik di Timur Tengah Komunikasi UMM Latih SMA Muhammadiyah 1 Denpasar Membuat Video Pendek Kuliah Tamu Prodi Sosiologi: Persiapan Indonesia Menuju Negara Industri Sinergisitas AUM Tingkatkan Kualitas Pendidikan Muhammadiyah SMA Muga Parengan Hidupkan HW Melalui LKP

Pendidikan · 1 Jun 2024 09:31 WIB ·

Korean Lecture Series HI UMM: Ajak Mahasiswa Kerja Cerdas, Prof. Gonda Yumitro Kenalkan Software Penelitian


					Program Studi Hubungan Internasional (HI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang berkolaborasi dengan The Academy of Korean Studies (AKS) Perbesar

Program Studi Hubungan Internasional (HI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang berkolaborasi dengan The Academy of Korean Studies (AKS)

MALANG, PIJARNEWS.ID – Dunia penelitian yang dinamis menuntut perkembangan baru dalam hal teknologi sekaligus metodologi. Oleh karena itu, menulis tidak hanya mengandalkan kerja keras, namun juga kerja cerdas. Itulah poin yang disampaikan oleh Prof. Gonda Yumitro Ph.D dalam mata kuliah Kajian Kawasan oleh Program Studi Hubungan Internasional (HI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang berkolaborasi dengan The Academy of Korean Studies (AKS).

Pada pertemuan pertama, mahasiswa tidak hanya diperkenalkan dengan aplikasi-aplikasi yang membantu proses penelitian seperti Harzing: Publish or Perish, VOSviewer, dan NVivo. Akan tetapi, mahasiswa juga diajak untuk mengeksplorasi lebih dalam bagaimana aplikasi-aplikasi tersebut dapat secara signifikan meningkatkan kualitas dan efisiensi penelitian.

Aplikasi-aplikasi tersebut memang dirancang secara khusus untuk menunjang proses penelitian. Oleh karena itu, mahasiswa harus mengambil inisiatif untuk mengintegrasikan teknologi ini ke dalam penelitiannya. Sebab, pemanfaatan aplikasi-aplikasi tersebut menawarkan fungsi yang dapat mempercepat proses dan memperkaya data dalam penelitian.

“Menguasai software penelitian merupakan salah satu bekal awal teman-teman (mahasiswa) dalam kepenulisan dan penelitian akademis. Ekstraksi dan visualisasi data menjadi lebih mudah jika kita memanfaatkan aplikasi,” urai Prof. Gonda.

Selain itu, Prof. Gonda juga menekankan kepada mahasiswa bahwa jangan selalu mengandalkan aplikasi dalam penelitian. Aplikasi-aplikasi tersebut memang sangat memudahkan proses penelitian. Akan tetapi, keterampilan berupa berpikir kritis dan analitis juga harus selalu dikembangkan.

“Keterampilan metodologis ini tidak hanya berguna di masa studi teman-teman (mahasiswa), namun juga akan sangat berguna dalam persaingan karir profesional di masa yang akan datang,” pungkas Prof. Gonda. (Ade/Hen)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pawai Ta’aruf Perguruan Muhammadiyah Tebluru Ada Topi Mahkota Hingga Elpiji

18 Juli 2024 - 20:16 WIB

Wamen LHK di UMM Dorong Wisudawan Peduli Alam Indonesia

18 Juli 2024 - 20:12 WIB

Ponpes Internasional Malik Fadjar Langsung Terima Banyak Santri

14 Juli 2024 - 10:14 WIB

Ketum PP Muhammadiyah Tegaskan Pancasila Dasar untuk Moderat Beragama

11 Juli 2024 - 15:06 WIB

Buka Peluang Kerja di Eropa, UMM Jajaki Kerjasama dengan Eurojob Jerman

8 Juli 2024 - 18:52 WIB

Mahasiswa UMM Ciptakan Alat-Alat Bantu UMKM

5 Juli 2024 - 16:34 WIB

Trending di Pendidikan