Menu

Mode Gelap
Saud El-Hujjaj : Lima Hal untuk Melihat Konflik di Timur Tengah Komunikasi UMM Latih SMA Muhammadiyah 1 Denpasar Membuat Video Pendek Kuliah Tamu Prodi Sosiologi: Persiapan Indonesia Menuju Negara Industri Sinergisitas AUM Tingkatkan Kualitas Pendidikan Muhammadiyah SMA Muga Parengan Hidupkan HW Melalui LKP

Pendidikan · 1 Jun 2024 09:22 WIB ·

Korean Lecture Series HI UMM: Dosen Prodi HI UMM Bedah Fleksibilitas Politik Korea Selatan


					Hafid Adim Pradana M.A, dalam seri kelas Kajian Kawasan oleh Prodi HI UMM yang berkolaborasi dengan The Academy of Korean Studies (AKS) Perbesar

Hafid Adim Pradana M.A, dalam seri kelas Kajian Kawasan oleh Prodi HI UMM yang berkolaborasi dengan The Academy of Korean Studies (AKS)

MALANG, PIJARNEWS.ID – Sistem politik yang berubah-ubah, dinamika di Semenanjung Korea, dan diplomasi budaya yang kuat membuat Korea Selatan terus menarik perhatian global. Korea Selatan, dengan ekonominya yang maju dan diplomasi yang kuat, telah menjadi pemain kunci dalam isu-isu regional dan bahkan global.

Demikian hal tersebut ditegaskan oleh salah satu dosen Program Studi Hubungan Internasional (HI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Hafid Adim Pradana M.A, dalam seri kelas Kajian Kawasan oleh Prodi HI UMM yang berkolaborasi dengan The Academy of Korean Studies (AKS).

Adim, kerap ia disapa, menyoroti bagaimana Korea Selatan dapat beradaptasi dengan perubahan ekonomi dan politik global melalui kebijakan baik luar maupun dalam negerinya. Selain itu, Adim juga menguraikan bahwa Korea Selatan dapat menjadi percontohan dalam menuntaskan dinamika historis dan geopolitik.

“Korea Selatan tidak hanya menjadi pusat inovasi teknologi, melainkan juga menjadi ‘kiblat’ bagaimana sebuah negara dapat mengatasi tantangan historis dan geopolitik,” ungkap Adim.

Korea Selatan dikenal luas karena diplomasi budayanya yang menarik. Namun, di balik daya tarik budayanya, negara ini juga menghadapi tantangan geopolitik yang serius, terutama ketegangan dengan kembaran tak seirasnya, Korea Utara.

“Dari konflik dengan Korea Utara hingga hubungan dagang dengan negara-negara besar, Korea Selatan telah menunjukkan ketangguhan dan fleksibilitas dalam kebijakan politiknya,” terang Adim.

Dalam menghadapi konflik ini, Korea Selatan telah menunjukkan fleksibilitas politik yang luar biasa. Fleksibilitas ini mencerminkan komitmen Korea Selatan untuk mencari solusi damai dan stabil di Semenanjung Korea, meskipun dihadapkan pada ancaman dan provokasi.

“Dengan mata yang tertuju pada masa depan, Korea Selatan terus berjalan di jalur diplomasi yang dinamis, berusaha untuk menjaga keseimbangan antara tradisi dan modernisasi, antara kepentingan nasional dan komitmen globalnya, sekalipun dihadapkan dengan panasnya konflik dengan tetangganya,” urai Adim mengakhiri. (fal/han)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pawai Ta’aruf Perguruan Muhammadiyah Tebluru Ada Topi Mahkota Hingga Elpiji

18 Juli 2024 - 20:16 WIB

Wamen LHK di UMM Dorong Wisudawan Peduli Alam Indonesia

18 Juli 2024 - 20:12 WIB

Ponpes Internasional Malik Fadjar Langsung Terima Banyak Santri

14 Juli 2024 - 10:14 WIB

Ketum PP Muhammadiyah Tegaskan Pancasila Dasar untuk Moderat Beragama

11 Juli 2024 - 15:06 WIB

Buka Peluang Kerja di Eropa, UMM Jajaki Kerjasama dengan Eurojob Jerman

8 Juli 2024 - 18:52 WIB

Mahasiswa UMM Ciptakan Alat-Alat Bantu UMKM

5 Juli 2024 - 16:34 WIB

Trending di Pendidikan