Menu

Mode Gelap
Saud El-Hujjaj : Lima Hal untuk Melihat Konflik di Timur Tengah Komunikasi UMM Latih SMA Muhammadiyah 1 Denpasar Membuat Video Pendek Kuliah Tamu Prodi Sosiologi: Persiapan Indonesia Menuju Negara Industri Sinergisitas AUM Tingkatkan Kualitas Pendidikan Muhammadiyah SMA Muga Parengan Hidupkan HW Melalui LKP

News · 6 Jul 2024 15:13 WIB ·

KPK Lakukan Monitoring Implementasi Desa Anti Korupsi


					Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kegiatan monitoring implementasi desa antikorupsi di Desa Kutuh, Kabupaten Badung, Bali. Perbesar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kegiatan monitoring implementasi desa antikorupsi di Desa Kutuh, Kabupaten Badung, Bali.

BALI, PIJARNEWS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kegiatan monitoring implementasi desa antikorupsi di Desa Kutuh, Kabupaten Badung, Bali.

“Monitoring ini untuk memantau sejauh mana indikator penilaian akan dipertahankan atau ditingkatkan dari tahun sebelumnya,” ungkap Plh. Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK Andhika Widiarto dalam keterangannya pada Jumat (5/7/2024).

Ia menjelaskan bahwa monitoring di Desa Kutuh, Kabupaten Badung yang telah ditetapkan sebagai desa antikorupsi pada tahun 2022 itu dilakukan secara berkala 2 tahun sekali. Kegiatan yang sama juga dilakukan Pemkab Badung yang melakukan monitoring 6 bulan sekali dan dilanjutkan Pemprov Bali setahun sekali.

“Nantinya pada tahun kelima, kami akan evaluasi sekali lagi karena percontohan desa antikorupsi dipilih 5 tahun sekali. Jadi, pada tahun 2027 kami akan nilai lagi apakah layak diperpanjang atau tidak menjadi desa antikorupsi,” ujarnya sebagaimana dikutip Antara.

Ia berharap desa-desa lain yang ada di Provinsi Bali agar juga dapat belajar ke Desa Kutuh. “Di sini juga ada mal pelayanan publik (MPP) mini. Setahu saya hanya di Desa Kutuh yang ada MPP-nya dan satu-satunya di Indonesia. Mudah-mudahan bisa dipertahankan dan ditularkan ke desa-desa yang ada di Bali dan di Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan terima kasih kepada jajaran KPK karena telah menilai dan melakukan pendampingan sehingga membuat Desa Kutuh dapat berbenah untuk mewujudkan komitmen integritas wilayah.

“Saya yakin Desa Kutuh bisa menjadi desa percontohan antikorupsi. Desa Kutuh melalui website telah menginformasikan transparasi pengelolaan APBDes. Desa Kutuh juga telah mampu mengolaborasikan desa dinas dan desa adatnya. Saya yakin Desa Kutuh menjadi role model untuk desa antikorupsi,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya juga mengapresiasi Desa Kutuh karena dahulu dari 46 desa dan 16 kelurahan di Kabupaten Badung wilayah itu termasuk desa yang miskin. Namun, melalui peran serta masyarakat dalam membangun desa, Desa Kutuh dapat berbenah dan menjadi desa yang berprestasi di tingkat nasional.

“Kemarin saya telah sampaikan kepada seluruh perbekel dan BPD se-Kabupaten Badung untuk melakukan studi komparasi ke Desa Kutuh untuk program Desa Antikorupsi,”¬†tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Provinsi Jabar Jadi Daerah Terpadat Di Idonesia

20 Juli 2024 - 16:01 WIB

Kadin DPMD Blitar Pastikan Anggaran Gaji Kades Sudah Tersedia

19 Juli 2024 - 20:49 WIB

Pemkab Kudus Serahkan SK Perpanjangan Masa Jabatan Kepada 118 Kepala Desa

18 Juli 2024 - 20:09 WIB

Pemkab Kediri Gelontorkan Rp.51,45 Miliar Untuk Pembangunan Infrastruktur Jalan Tingkat Desa

18 Juli 2024 - 20:03 WIB

Cegah Urbanisasi, Dirjen Bina Pemdes Tingkatkan P3PD

17 Juli 2024 - 18:58 WIB

Pendamping Desa, Salah Satu Pilar Penopang Kinerja Kemendes PDTT

15 Juli 2024 - 19:16 WIB

Trending di News