Menu

Mode Gelap
Saud El-Hujjaj : Lima Hal untuk Melihat Konflik di Timur Tengah Komunikasi UMM Latih SMA Muhammadiyah 1 Denpasar Membuat Video Pendek Kuliah Tamu Prodi Sosiologi: Persiapan Indonesia Menuju Negara Industri Sinergisitas AUM Tingkatkan Kualitas Pendidikan Muhammadiyah SMA Muga Parengan Hidupkan HW Melalui LKP

Pendidikan · 5 Jul 2024 16:34 WIB ·

Mahasiswa UMM Ciptakan Alat-Alat Bantu UMKM


					Ketua Prodi Teknik Mesin Ir. Iis Siti Aisyah, ST., MT., Ph.D. saat mengisi Mechanical Engineering Expo (MEXPO) pada Sabtu (4/7/2024) Perbesar

Ketua Prodi Teknik Mesin Ir. Iis Siti Aisyah, ST., MT., Ph.D. saat mengisi Mechanical Engineering Expo (MEXPO) pada Sabtu (4/7/2024)

MALANG, PIJARNEWS.ID – Mahasiswa teknik mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan pameran Mechanical Engineering Expo (MEXPO) pada Sabtu (4/7/2024) kemarin. Pameran tersebut memperlihatkan lebih dari 30 mesin yang bisa dilihat dan dicermati yang sangat berguna untuk pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Para mahasiswa memang didorong untuk menciptaptakan alat penunjang bagi kebutuhan UMKM. Misalnya alat pemotong kentang, alat penyortir jeruk, dan lain sebagainya,” ujar Ketua Prodi Teknik Mesin Ir. Iis Siti Aisyah, ST., MT., Ph.D.

Mesin-mesin buatan mahasiswa tersebut juga cukup variatif. Mulai dari pengaduk adonan tepung, grinder kopi, hingga alat penyortir kematangan buah. Berbagai inovasi itu juga merupakan bentuk komitmen nyata dari UMM untuk mencetak mahasiswa yang bisa mengimplementasikan ilmu yang didapat selama perkuliahan.

“Ini sengaja kami pamerkan hasil karya mahasiswa teknik mesin agar pelaku UMKM tahu inovasi apa saja yang dibutuhkan. Sehingga kita juga bisa membantu masyarakat. Ilmu yang didapat mahasiswa tidak menguap begitu saja, tapi benar-benar bisa dimanfaatkan oleh orang lain,” ungkapnya.

Ia berharap, melalui Mexpo ini mahasiswa dapat langsung berinteraksi dengan pelaku UMKM dan memahami kebutuhan mereka. Ini juga merupakan bentuk implementasi slogan UMM “Dari Muhammadiyah Untuk Bangsa”. Bukan hanya berkutat di kampus, tapi benar-benar terjun ke permasalahan warga.

Salah satu mesin yang menarik adalah penyortir kematangan buah. Mesin tersebut menggunakan sensor warna untuk mengetahui tingkat kematangan pada buah. Mekanismenya dimulai dengan buah yang melewati sensor warna di alat tersebut. Kemudian, secara otomatis akan dikelompokkan dengan klasifikasi buah mentah, kurang matang, dan matang. Ini mempermudah petani atau UMKM untuk memilah buah tanpa repot.

Salah satu pelaku UMKM yang datang Ifa Fardiyah mengapresiasi berbagai alat yang sudah dibuat. Bahkan ia sudah menggunakan alat buatan mahasiswa teknik UMM sejak dua tahun lalu, yakni alat pengupas dan pemotong kentang. Jika dikupas dan dipotong secara manual, ia dan pegawainya membutuhkan waktu lebih dari tiga jam. Namun, dengan bantuan alat mesin dari UMM, hanya membutuhkan satu jam saja.

“Selain itu juga capek kalau harus memprosesnya dengan manual. Jadi dua alat ini sangat bisa memperlancar proses produksi secara efisien. Saya yakin, alat-alat yang lain juga akan berguna unutk UMKM-UMKM lainnya. Tergantung apa yang dibutuhkan dan diinginkan,” tuturnya.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pawai Ta’aruf Perguruan Muhammadiyah Tebluru Ada Topi Mahkota Hingga Elpiji

18 Juli 2024 - 20:16 WIB

Wamen LHK di UMM Dorong Wisudawan Peduli Alam Indonesia

18 Juli 2024 - 20:12 WIB

Ponpes Internasional Malik Fadjar Langsung Terima Banyak Santri

14 Juli 2024 - 10:14 WIB

Ketum PP Muhammadiyah Tegaskan Pancasila Dasar untuk Moderat Beragama

11 Juli 2024 - 15:06 WIB

Buka Peluang Kerja di Eropa, UMM Jajaki Kerjasama dengan Eurojob Jerman

8 Juli 2024 - 18:52 WIB

PENANDATANGANAN MOU DENGAN PROF. MUN’IM SIRRY DAN KULIAH TAMU: DIALEKTIKA ISLAM HISTORIS DAN NORMATIF DALAM MERESPON ISU-ISU KONTEMPORER

12 Juni 2024 - 16:50 WIB

Trending di Pendidikan