Menu

Mode Gelap
Saud El-Hujjaj : Lima Hal untuk Melihat Konflik di Timur Tengah Komunikasi UMM Latih SMA Muhammadiyah 1 Denpasar Membuat Video Pendek Kuliah Tamu Prodi Sosiologi: Persiapan Indonesia Menuju Negara Industri Sinergisitas AUM Tingkatkan Kualitas Pendidikan Muhammadiyah SMA Muga Parengan Hidupkan HW Melalui LKP

News · 8 Jul 2024 19:00 WIB ·

Pemkab Madiun Gandeng Tim PPDB Unair Untuk Bersinergi Kembangkan Sektor Pariwisata


					Tim Program Pengembangan Desa Binaan (PPDB) Universitas Airlangga Surabaya bekerja sama dengan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Madiun memberikan pendampingan di Desa Wisata Kare, Kecamatan Kare Madiun, Jatim. Perbesar

Tim Program Pengembangan Desa Binaan (PPDB) Universitas Airlangga Surabaya bekerja sama dengan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Madiun memberikan pendampingan di Desa Wisata Kare, Kecamatan Kare Madiun, Jatim.

MADIUN, PIJARNEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Madiun, Jawa Timur menggandeng tim Program Pengembangan Desa Binaan (PPDB) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya untuk bersinergi mengembangkan sektor pariwisata berupa desa wisata berkelanjutan di Desa Wisata Kare, Kecamatan Kare, Madiun.

Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Madiun, Andri Sulistyowati mengatakan bahwa pengabdian tim Unair di Kabupaten Madiun selama tiga tahun ke depan diharapkan bisa terus berkelanjutan. Utamanya dalam hal pengembangan desa wisata.

“Kami harap Kepala Desa juga bisa menggerakkan pelaku UMKM, pelaku wisata, maupun karang taruna untuk mendukung program ini. Para Narasumber sangat berkompeten di bidangnya, maka semua bisa berkomunikasi secara maksimal supaya Desa Kare semakin maju,” ungkapnya pada Senin (8/7/2024).

Menurutnya, Desa Kare saat ini telah masuk dalam 100 besar yang Anugerah Wisata Indonesia 2024 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI. Sehingga perlu dibina agar berkelanjutan

Sementara itu Koordinator PPDB Unair Surabaya Fariz Fadillah Mardianto menjelaskan bahwa PPDB Unair di Desa Kare tahun ini fokus pada pembangunan desa wisata.

“Untuk pengembangan desa wisata berkelanjutan, kami mulai dari aspek digitalisasi, branding desa wisata, UMKM, dan homestay. Setelah itu kami lanjutkan pendampingan, pemantauan, dan evaluasi hasil pendampingan,” ungkapnya.

Ia menambahkan pihaknya juga akan melakukan diskusi mengenai paket wisata dan perlu diadakan peta wisata. Ia berharap kegiatan tersebut bisa memberikan dampak positif bagi Desa Kare yang saat ini telah masuk 100 besar Anugerah Wisata Indonesia 2024.

Kepala Desa Kare Sunarno menjelaskan bahwa di Desa Kare ada beberapa destinasi wisata alam, yakni Nongko Ijo, Air Terjun Kerto Embo, Tambak Lare, dan pendakian puncak Wilis dengan pemandu yang sudah bersertifikat.

Kemudian terdapat wisata edukasi yakni madu, Kopi Kare, penyulingan minyak cengkih, yang dikonsep dalam satu paket sehari dan paket dua hari. Untuk beristirahat, wisatawan bisa ke homestay yang diberdayakan oleh masyarakat. Ia juga menambahkan dukungan dari Disparpora Kabupaten Madiun dan para akademisi bisa sangat membantu berkembangnya pariwisata di Desa Kare.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Provinsi Jabar Jadi Daerah Terpadat Di Idonesia

20 Juli 2024 - 16:01 WIB

Kadin DPMD Blitar Pastikan Anggaran Gaji Kades Sudah Tersedia

19 Juli 2024 - 20:49 WIB

Pemkab Kudus Serahkan SK Perpanjangan Masa Jabatan Kepada 118 Kepala Desa

18 Juli 2024 - 20:09 WIB

Pemkab Kediri Gelontorkan Rp.51,45 Miliar Untuk Pembangunan Infrastruktur Jalan Tingkat Desa

18 Juli 2024 - 20:03 WIB

Cegah Urbanisasi, Dirjen Bina Pemdes Tingkatkan P3PD

17 Juli 2024 - 18:58 WIB

Pendamping Desa, Salah Satu Pilar Penopang Kinerja Kemendes PDTT

15 Juli 2024 - 19:16 WIB

Trending di News