Menu

Mode Gelap
Saud El-Hujjaj : Lima Hal untuk Melihat Konflik di Timur Tengah Komunikasi UMM Latih SMA Muhammadiyah 1 Denpasar Membuat Video Pendek Kuliah Tamu Prodi Sosiologi: Persiapan Indonesia Menuju Negara Industri Sinergisitas AUM Tingkatkan Kualitas Pendidikan Muhammadiyah SMA Muga Parengan Hidupkan HW Melalui LKP

Pendidikan · 8 Jun 2024 22:47 WIB ·

Pemprov Jatim Berkolaborasi Dengan Negara Inggris Untuk Tingkatkan Kualitas SDM di Sektor Pendidikan


					Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono (Tengah) saat menghadiri undangan Kedubes Inggris untuk Indonesia di Jakarta. Perbesar

Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono (Tengah) saat menghadiri undangan Kedubes Inggris untuk Indonesia di Jakarta.

SURABAYA, PIJARNEWS.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama di berbagai sektor dengan negara Inggris. Penjabat (Pj) Gubernur Jatim Adhy Karyono mengungkapkan penguatan kerja sama tersebut memiliki tujuan besar dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Terlebih tahun 2024 ialah momentum bagi pemerintah Indonesia dan Inggris untuk terus meningkatkan hubungan bilateral kedua negara,” ujarnya di Surabaya, Sabtu (8/6/2024).

Ia menjelaskan hubungan yang terjalin antara Inggris-Indonesia telah memiliki dampak positif di banyak sektor pembangunan. Khusus di Jawa Timur, Pemprov telah berkolaborasi dan bekerja sama pada sektor pendidikan, yaitu salah satu universitas terkemuka di Inggris akan membuka perkuliahan di Jatim.

Kerja sama di bidang pendidikan ini telah digagas pada era Gubernur Jatim Periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa, dengan menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) antara King’s College London (KCL) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari Malang. KCL sendiri merupakan salah satu kampus dengan kualitas terbaik 35 tingkat dunia.

“Nantinya kerjasama KCL akan memberikan akses kepada generasi muda bangsa untuk mengejar impian mereka tanpa harus pergi ke luar negeri,” ungkapnya.

Dalam perjanjiannya, KCL akan mengambil peran penuh dalam penyelenggaraan pendidikan program master degree yang dibuka di KEK Singhasari. Sedangkan KEK Singhasari akan mengambil peran penuh dalam penyediaan infrastuktur, sarana prasarana, dan fasilitas pembelajaran untuk mahasiswa. Fasilitas untuk perkuliahan bagi mahasiswa KCL saat ini sudah mulai dibangun di KEK Singhasari.

“Kita doakan pada September 2024 mendatang akan dimulai pembukaan program studi untuk Digital Economy. Dilanjutkan program studi Digital Future di Januari 2025 mendatang,” terangnya sebagaimana dikutip Antara.

Menurutnya hubungan kemitraan antara Inggris-Indonesia harus dimanfaatkan untuk menguatkan peningkatan kualitas SDM yang muaranya menyejahterakan dan mencerdaskan kehidupan masyarakat Jatim

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pawai Ta’aruf Perguruan Muhammadiyah Tebluru Ada Topi Mahkota Hingga Elpiji

18 Juli 2024 - 20:16 WIB

Wamen LHK di UMM Dorong Wisudawan Peduli Alam Indonesia

18 Juli 2024 - 20:12 WIB

Ponpes Internasional Malik Fadjar Langsung Terima Banyak Santri

14 Juli 2024 - 10:14 WIB

Ketum PP Muhammadiyah Tegaskan Pancasila Dasar untuk Moderat Beragama

11 Juli 2024 - 15:06 WIB

Buka Peluang Kerja di Eropa, UMM Jajaki Kerjasama dengan Eurojob Jerman

8 Juli 2024 - 18:52 WIB

Mahasiswa UMM Ciptakan Alat-Alat Bantu UMKM

5 Juli 2024 - 16:34 WIB

Trending di Pendidikan