MALANG, PIJARNEWS.ID – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan keseriusannya dalam mencetak kader-kader unggul Muhammadiyah melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program Muhammadiyah Scholarship Preparation Program (MSPP).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta MSPP, Tim MSPP, Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PP Muhammadiyah, Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) UMM, serta Language Center (LC) UMM.
Kerja sama lintas unit ini menjadi kekuatan utama dalam membentuk sistem pelatihan yang komprehensif. Mulai dari penguatan bahasa Inggris, pembinaan ideologi Muhammadiyah, hingga bimbingan persiapan studi lanjut ke universitas luar negeri.
Kegiatan ini bukan hanya menjadi forum evaluatif, tetapi juga menjadi ruang pembinaan yang hangat dan inspiratif untuk para peserta MSPP yang tengah mempersiapkan diri menuju studi lanjut di luar negeri. Kehadiran berbagai elemen penting dalam program ini mencerminkan sinergi kuat antara institusi dan semangat kaderisasi Muhammadiyah
Dalam sambutannya, Bu Judiyah selaku perwakilan tim pelaksana MSPP, menyampaikan bahwa program ini berjalan dengan lancar dan tertib.
“Alhamdulillah, dalam perjalanannya, MSPP berjalan dengan baik, baik dari segi konsumsi maupun tempat tinggal. Hal ini tidak lepas dari kerja sama dan koordinasi semua pihak,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa kenyamanan peserta menjadi salah satu perhatian utama panitia agar mereka dapat fokus dalam proses pengembangan akademik dan karakter.
Sementara itu, perwakilan MPKSDI PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Latifun, memberikan pesan penuh semangat yang membakar motivasi para peserta. Dalam orasinya, ia menekankan bahwa MSPP bukan sekadar program persiapan akademik, tetapi juga bagian dari misi besar Muhammadiyah dalam menciptakan kader global.
“MSPP adalah wadah untuk menyiapkan kader-kader Muhammadiyah yang berprestasi dan memiliki keinginan kuat untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Kader Muhammadiyah bukan hanya harus kompetitif di lingkungan ortom dan amal usaha Muhammadiyah (AUM), tapi juga mampu bersaing di kancah prestasi dan akademik internasional,” jelasnya.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa kaderisasi bukan hanya untuk internal persyarikatan, tetapi juga menempatkan kader Muhammadiyah sebagai representasi dakwah dan intelektualitas di panggung dunia.
Sementara itu, perwakilan Tim MSPP Nurhadi, Ph.D. menekankan pentingnya tanggung jawab moral peserta dalam mengelola amanah yang telah diberikan.
“Program ini menggunakan dana umat yang tidak kecil. Oleh karena itu, kami sangat berharap para peserta dapat bersungguh-sungguh dalam mengikuti setiap proses pembelajaran dan pengembangan diri. Ini bukan hanya tentang beasiswa, tetapi tentang membawa nama baik Muhammadiyah ke level yang lebih tinggi,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa monitoring dan evaluasi adalah bagian dari sistem pembinaan yang disusun oleh tim MSPP untuk memastikan kualitas dan keberlanjutan program.
Kegiatan monitoring kali ini juga dijadikan sebagai momentum memperkuat integrasi program dan memperdalam komitmen semua pihak untuk mendampingi para kader hingga berhasil menembus perguruan tinggi internasional terbaik.
Dengan semangat pembinaan yang terus menyala, MSPP UMM terus membuktikan bahwa kader Muhammadiyah adalah kader yang siap tampil, tak hanya di ruang domestik, tetapi juga di panggung dunia. Semangat keberislaman, keilmuan, dan pengabdian menjadi fondasi utama dalam menapaki jalan panjang menuju keberhasilan.














