Kawal Pemilu Damai, PCPM Solokuro Gelar Kuliah Kebangsaan Bersama KPU Bawaslu dan LHKP PWM Jatim

KPU dan Bawaslu Lamongan bersama Ketua LHKP PWM Jatim seusai mengisi acara Kuliah Kebangsaan PCPM Solokuro, Jumat (27/10) di Griyo Jawi Tebluru Solokuro Lamongan (PIJARNews.ID/Hen)

LAMONGAN, PIJARNEWS.ID – Dalam menyambut Pemilu tahun 2024 yang semakin dekat, Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Solokuro menggelar Kuliah Kebangsaan pada Jumat, (27/10) kemarin dengan mengambil tema “Kawal Pemilu Damai untuk Mewujudkan Pemuda Negarawan Menuju Indonesia Berkemajuan”. Bertempat di Griyo Jawi Cafe, Tebluru Kecamatan Solokuro Lamongan. Muhammad Mirdasy, SIP Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Khoirul Anam, SIP Komisioner KPU Kabupaten Lamongan, serta Yulianti, Anggota Bawaslu Kabupaten Lamongan didaulat sebagai pembicara pada acara tersebut.

Acara dibuka oleh Ahmad Nafik, MPd Ketua PCM Solokuro yang dimana dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Kemudian dilanjut dengan kuliah umum yang dimana Suprayetno, Ketua PCPM Solokuro mengawali dengan menyampaikan bahwa Muhammadiyah ini beragam, dan itu merupakan kewajaran.

banner 350x525

“Kader Muhammadiyah banyak yang berdiaspora ke berbagai partai, maka harus kita dukung seluruhnya. Jangan hanya satu partai saja, apalagi satu caleg. Maka kita tidak ada akan dapat mencapai apa yang disebut Pemuda Negarawan itu,” kata Supra, panggilan akrabnya.

Menurut Supra, Muhammadiyah dan khususnya Pemuda Muhammadiyah harus mengikuti garis kebijakan Persyarikatan. “Mengingat SK PP Nomor 616 kemarin, maka kita harus mentaatinya, karena keputusan. Kita Muhammadiyah ya harus mengikuti kebijakan organisasi, jangan semaunya sendiri. Seperti di kami, di PCPM Solokuro ada yang menjadi bakal caleg, nanti ketika sudah menjadi calon tetap, maka akan kita non aktifkan sesuai dengan SK 616 itu. Dan itu wujud kita sebagai kader yang menjaga kebijakan organisasi,” jelasnya.

Seusai Supra mengawali pembahasan, para pembicara menyampaikan berbagai macam hal terkait kepemiluan. Khoirul Anam mengawali dengan memaparkan bahwa generasi muda menjadi pemilih dominan di Pemilu 2024 nanti. “Kita sudah menginventarisir kelompok pemilih berdasarkan usia, dan para kaum muda lah yang nantinya menentukan,” kata pria asli Payaman Solokuro tersebut.

Lebih lanjut Anam mengatakan bahwa kita harus bersama mengawal Pemilu ini, agar nantinya dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan pilihan terbaik. “Maka KPU Lamongan selalu terbuka bagi siapapun, khususnya bagi generasi muda. Berbagai informasi pun juga tersaji diberbagai media sosial dan website KPU, jadi seluruhnya dapat mengakses. Inilah wujud keterbukaan kami,” terangnya.

Disisi lain, Yulianti berharap agar semua elemen termasuk Pemuda Muhammadiyah turut mengawasi jalannya Pemilu. “Bahkan kita sudah menegur calon terkait alat peraga, karena memang melanggar dan belum tahapan kampanye. Maka kita berharap Pemuda Muhammadiyah khususnya ikut serta untuk mengawasi para kontestan dan partai, sehingga pelanggaran-pelanggaran dapat di minimalisir,” ungkapnya.

Muhammad Mirdasy yang hadir juga memberikan apresiasi dan berharap nantinya Pemuda Muhammadiyah dapat menentukan langkah-langkah yang baik dalam menyikapi dinamika yang ada, terlebih lagi LHKP Jatim baru saja merilis survey. “Dan survey itu mendapat reaksi yang beragam, padahal itu harusnya dapat menjadi referensi bukan malah ditanggapi dengan emosi. Wong namanya juga survey, kadang bisa benar dan kadang juga salah,” terangnya.

Sehingga, lanjut Mirdasy, warga Muhammadiyah jangan terlalu baper terhadap dinamika politik. “Jangan anti dengan perbedaan pilihan politik, apalagi jangan sampai membawa Muhammadiyah ke ranah politik praktis. Maka, kita dan khususnya Pemuda Muhammadiyah harus turut mengawal Pemilu yang damai, sehingga nantinya Muhammadiyah tidak terpecah belah karena beda sikap politik,” jelasnya.

Namun ketika ada kader yang menjadi wakil rakyat nantinya, jangan sampai lupa terhadap Persyarikatan. “Para anggota dewan kader Muhammadiyah posisinya harus memberikan kebermanfaatan, khususnya bagi Persyarikatan. Sehingga adanya mereka disana nantinya, dapat membantu dan berguna bagi kita semua. Maka harus kita dukung para kader yang ada diberbagai partai tersebut, khususnya yang ada disini,” ujar Mirdasy yang disambut tepuk tangan peserta.

Seperti yang diketahui, acara ini juga dihadiri oleh para bakal calon legislatif di Daerah Pemilihan (Dapil) 5 Lamongan (Solokuro, Laren, Brondong, dan Paciran) dari berbagai partai, selain itu hadir pula PCPM Laren, Brondong, dan Paciran. Serta ortom tingkat Cabang dan Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah (PRPM) Se-Cabang Solokuro. (Hen)

banner 350x525
https://pijarnews.id/wp-content/uploads/2025/02/E-Flyer-IG-Story_Penetapan-rev5.png