MADIUN, PIJARNEWS.ID – Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur Miftahur Rozaq memberikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang berkontribusi sehingga Pilkada Kota Madiun 2024 berjalan sukses, lancar, tanpa ada sengketa.
“Selamat atas keberhasilan penyelenggaraan gelaran Pilkada Serentak Tahun 2024 yang terbilang sukses di Kota Madiun. Mulai dari meningkatnya partisipasi masyarakat hingga tidak adanya perselisihan terhadap hasil pemilihan,” ungkapnya dalam Evaluasi Tahapan Pilkada di Pahlawan Bisnis Center pada Jum’at (21/3/2025).
Menurutnya, kesuksesan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun tersebut serta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim berkat kerja keras serta peran serta semua pihak yang memiliki komitmen bersama untuk mewujudkan Pilkada Serentak 2024 di Kota Madiun yang aman dan kondusif.
“Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan selamat kepada KPU kota Madiun,” tegasnya sebagaimana dikutip Antara.
Ketua KPU Kota Madiun Pita Anjarsari mengungkapkan bahwa jalannya Pilkada 2024 telah menunjukkan progres positif yang signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Salah satunya tampak pada tingkat partisipasi masyarakat. Yakni, sebesar 77 persen pada Pilkada 2024. Sedangkan, pada Pilkada 2018 hanya 71 persen.
“Ini capaian yang luar biasa. Selain itu, Pilkada 2024 juga berjalan aman, lancar berkat dukungan berbagai pihak. Serta, tidak ada sengketa maupun sidang etik yang dilaksanakan. Artinya, seluruh rangkaian pilkada telah berjalan sesuai aturan dan tidak ada pelanggaran,” paparnya.
Selain evaluasi, dalam kesempatan itu KPU Kota Madiun juga meluncurkan Buku Pilkada Kota Madiun Tahun 2024 yang berjudul “Pilkada Kota Madiun Tahun 2024: Tantangan, Strategi, dan Evaluasi”.
Buku tersebut membahas berbagai aspek dan evaluasi terkait Pilkada Kota Madiun 2024, serta strategi yang telah diterapkan untuk menghadapi tantangan dalam penyelenggaraan pemilihan.
Ia menjelaskan buku tersebut menyajikan hasil olah data kepemiluan dalam format grafik, infografis, narasi cerita, dan multimedia.
“Mulai dari perencanaan anggaran sampai penetapan pasangan terpilih, dengan narasi ringan sehingga mudah untuk dipahami dan bermanfaat untuk semua kalangan masyarakat,” katanya.














