JAKARTA, PIJARNEWS.ID – Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ahmad Riza Patria mengajak para sarjana terbaik untuk kembali ke desanya dan mengabdikan ilmu yang dimiliki untuk membangun desa demi kemajuan masyarakat.
“Banyak orang belajar tinggi, meraih gelar, bahkan berkarier di kota besar. Tapi, hanya sedikit yang terpanggil hatinya untuk kembali ke desa, merasakan denyut kehidupan masyarakat, dan memberikan pengabdian terbaik,” ungkapnya dalam Seremonial dan Pembekalan Program Pengabdian Alumni LPDP Non-ASN (PANA-LPDP) di Kantor Kemendes Jakarta, Jumat (30/8/2025).
Menurutnya, desa merupakan masa depan Indonesia, karena di sana tersimpan beragam potensi yang dapat dikembangkan untuk kemajuan bangsa.
Di antaranya adalah potensi terkait kearifan lokal, ketahanan pangan, energi, budaya, serta nilai gotong royong. Oleh karena itu, peran sarjana bernilai sangat penting untuk membawa perubahan.
“Ilmu yang kalian miliki bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi harus dibuktikan dengan karya nyata di desa. Jadilah cahaya perubahan bagi masyarakat,” jelasnya sebagaimana dikutip Antara.
Dalam momen tersebut, ia melepas ,24 alumni terbaik perguruan tinggi yang akan mengabdi di empat desa di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) selama enam bulan. Desa itu meliputi Desa Karuni, Desa Watu Kawula, Desa Maliti Bondoate, dan Desa Pero Konda.
Program Pengabdian Alumni Non-ASN LPDP sendiri berfokus pada peningkatan kapasitas desa wisata dan pariwisata berkelanjutan.
Selain membangun desa wisata berkelanjutan, program ini juga berfokus mendorong percepatan pembangunan desa dan daerah tertinggal melalui penguatan sosial budaya dan kelembagaan di desa.














