MADIUN, PIJARNEWS.ID – Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mendorong mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta untuk berperan aktif dalam upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Madiun. Hal ini disampaikannya saat mahasiswa UNS melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah tersebut, dengan menekankan pada optimalisasi potensi lokal yang ada di setiap desa.
“Kehadiran mahasiswa UNS dalam KKN ini diharapkan memberikan ide-ide inovatif dan solusi konstruktif bagi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Madiun sehingga dapat mengentaskan kemiskinan,” ujarnya di Madiun, Jawa Timur, Jumat (10/7/2026).
Menurutnya, upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Madiun memerlukan pendekatan holistik, termasuk menjalin sinergi dengan dunia perguruan tinggi. Kolaborasi ini diwujudkan melalui penerjunan mahasiswa KKN yang diharapkan mampu menggali dan mengembangkan potensi lokal di lokasi pengabdian mereka masing-masing.
Kabupaten Madiun sendiri memiliki beragam potensi lokal yang bisa digarap oleh para peserta KKN, mulai dari sektor pertanian, pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), hingga program pelatihan tenaga kerja.
Pelaksanaan KKN UNS periode ini diikuti oleh 85 mahasiswa yang berasal dari bermacam fakultas dan program studi. Puluhan mahasiswa tersebut akan ditempatkan di dua wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Jiwan dan Kecamatan Madiun, untuk berinteraksi dan mengabdi langsung di tengah masyarakat.
Apresiasi dan terima kasih ia sampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Madiun kepada pihak UNS yang secara rutin setiap tahun memercayakan mahasiswanya untuk menjalani KKN di Kabupaten Madiun.
“Kami berharap mahasiswa KKN UNS bisa menjalankan program yang ada di desa masing-masing dan berkontribusi untuk pembangunan desa setempat,” katanya sebagaimana dikutip Antara.














