News  

Pergunu dan Pemprov Jatim Dorong KH Muhammad Yusuf Hasyim Jadi Pahlawan Nasional

Yusuf Hasyim Pahlawan Nasional

SURABAYA, PIJARNEWS.ID – Kelayakan KH Muhammad Yusuf Hasyim untuk dianugerahi gelar pahlawan nasional dinilai sudah paripurna, baik dari segi kelengkapan administrasi maupun ketajaman kajian sejarah. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu), Prof. Dr. KH Asep Saifuddin Chalim.

“Seminar ini kita laksanakan untuk menyemarakkan informasi dan mem-blow up bahwa KH Muhammad Yusuf Hasyim telah memenuhi syarat. Artinya, beliau tinggal menunggu waktu untuk ditetapkan sebagai pahlawan nasional,” katanya di Surabaya, Kamis (16/7/2026).

banner 350x525

Ia memaparkan bahwa rekam jejak tokoh yang akrab disapa Pak Ud itu telah berhasil melewati penyaringan ketat Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP). Dari 48 kandidat, nama beliau sukses masuk ke dalam daftar 20 besar yang disodorkan kepada Presiden, di mana pada akhirnya pemerintah hanya menetapkan 10 nama.

“KH Muhammad Yusuf Hasyim merupakan bagian dari 10 nama yang belum ditetapkan dari 20 usulan tahun lalu. Tentunya nanti akan mendapatkan prioritas,” ujarnya sebagaimana dikutip Antara.

Menurutnya, daya tawar terkuat dari usulan ini terletak pada bobot naskah akademiknya. Buku yang merekam jejak perjuangan KH Muhammad Yusuf Hasyim didukung oleh 120 literatur, dengan rincian 76 sumber primer dan sisanya sekunder. Perbendaharaan sumber primer ini diklaim sebagai yang paling komprehensif dibandingkan kandidat lain pada sidang Dewan Gelar tahun lalu.

Oleh karena itu, ia mendorong insan pers untuk masif menggaungkan informasi ini. Nantinya, kompilasi pemberitaan media akan disetorkan kepada TP2GP dan Dewan Gelar sebagai manifestasi dukungan publik. Dukungan kuat juga mengalir dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pemprov meyakini seluruh prasyarat pengusulan sudah sangat matang untuk disahkan tahun ini.

“Seluruh usulan, syarat-syarat, kemudian data sejarah sudah sangat lengkap. Tahun lalu sudah masuk 20 besar, sehingga mudah-mudahan tahun ini bisa mendapatkan gelar pahlawan nasional,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono.

Validitas rekam jejak tersebut turut dikonfirmasi oleh Ketua TP2GP, Prof. Usep Abdul Matin. Ia menjamin bahwa naskah akademik sang kiai disusun dengan fondasi literatur primer yang kuat demi menjaga akuntabilitas sejarah.

“Dari 120 sumber yang kami gunakan, 76 merupakan sumber primer, baik dari arsip Belanda, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Perpustakaan Nasional, Perpustakaan Pesantren Tebuireng, maupun dokumen keluarga KH Muhammad Yusuf Hasyim,” katanya.

Berdasarkan tinjauan tersebut, Pak Ud terbukti konsisten pasang badan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), terutama dalam membendung infiltrasi komunisme dari era 1940-an hingga akhir hayatnya. Lebih jauh, segala tuduhan negatif yang pernah menyasar almarhum telah terbantahkan melalui penelusuran dokumen negara, sehingga tak ada satupun fakta yang menganulir kepantasannya.

“Beliau betul-betul seorang calon pahlawan nasional yang sangat memenuhi syarat untuk menjadi pahlawan nasional,” katanya.

banner 350x525
https://pijarnews.id/wp-content/uploads/2025/02/E-Flyer-IG-Story_Penetapan-rev5.png