MALANG, PIJARNEWS.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kelompok 162 sukses menyelenggarakan program pelatihan pembuatan pestisida nabati dan Pupuk Organik Cair (POC) di Dusun Bulurejo, Desa Tumpakrejo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, pada 11 Agustus 2026.
Inisiatif ini lahir dari permintaan langsung masyarakat setempat yang dipadukan dengan hasil observasi mahasiswa terhadap melimpahnya potensi alam di lingkungan sekitar.
Meskipun mayoritas warga Dusun Bulurejo beraktivitas di sektor pertanian, masih banyak yang belum memahami cara memproduksi pupuk dan pembasmi hama organik secara mandiri. Salah seorang warga secara khusus menyampaikan keinginannya untuk belajar praktik langsung agar bisa memproduksi pestisida nabati dan POC sendiri di rumah.
“Saya ingin tahu cara membuatnya, karena masih belum paham dan ingin belajar membuat pestisida nabati dan POC sendiri,” ungkap salah satu warga.
Menindaklanjuti hal tersebut, mahasiswa KKN segera memetakan potensi alam desa dan menemukan beragam komoditas lokal, mulai dari tanaman tebu, pohon kelapa, jamur, hingga pohon pepaya.
Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, para mahasiswa merumuskan formulasi produk dengan memanfaatkan bahan-bahan alternatif yang mudah dan murah didapatkan oleh warga.
Untuk bahan baku pestisida nabati, mereka memilih daun paitan dan daun pepaya karena ketersediaannya yang sangat melimpah di pekarangan rumah warga. Sementara itu, untuk produksi POC, mahasiswa mengedukasi masyarakat untuk mendaur ulang limbah organik rumah tangga, seperti sayuran yang sudah tidak terpakai dan air cucian beras.
Program pelatihan ini merupakan bentuk respons nyata KKN UMM Kelompok 162 dalam menjawab kebutuhan petani setempat sekaligus memaksimalkan sumber daya alam di Dusun Bulurejo.
Melalui langkah ini, para mahasiswa berharap masyarakat semakin mengenali kekayaan bahan baku di sekitarnya dan terdorong untuk mengolahnya secara optimal demi mewujudkan praktik pertanian yang lebih mandiri, ekonomis, dan ramah lingkungan.














