Ulama Lebak Optimis KDMP Menggerakkan Ekonomi Desa

Ulama Lebak KDMP

LEBAK, PIJARNEWS.ID – Tokoh ulama asal Lebak yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Hasanah Rangkasbitung, KH Hasan Basri, sangat optimis bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) mampu menjadi pilar utama dalam menggerakkan perekonomian desa, yang pada akhirnya akan membuka lapangan kerja baru dan mengangkat taraf hidup warga setempat.

“Kami minta masyarakat mendukung KDMP, karena tujuan pemerintah itu untuk mensejahterakan masyarakat desa,” ujarnya di Lebak, Sabtu (15/8/2026).

banner 350x525

Pendirian KDMP di berbagai wilayah, termasuk di Kabupaten Lebak, diyakini akan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi pedesaan. Seluruh potensi usaha warga, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, hingga UMKM, memiliki peluang besar untuk berkolaborasi dengan koperasi. Kemitraan yang saling menguntungkan ini diproyeksikan mampu memacu perputaran uang yang signifikan di tingkat desa.

“Kami memastikan kerja sama itu bisa mewujudkan kesejahteraan masyarakat juga menyerap tenaga kerja sekaligus mengendalikan kemiskinan,” tegasnya sebagaimana dikutip Antara.

Sebagai contoh, hasil panen pangan, palawija, hortikultura, hingga produk kerajinan UMKM asal Lebak akan diserap oleh pihak koperasi. Selanjutnya, produk-produk tersebut akan didistribusikan ke pasar yang lebih luas seperti Banten, Jakarta, dan Jawa Barat.

“Dengan menampung aneka usaha masyarakat itu dipastikan memberikan nilai tambah peningkatan ekonomi desa,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, Imam Suangsa, melaporkan progres pembangunan koperasi ini. Saat ini, PT Agrinas Pangan Nusantara telah menyelesaikan 114 dari total 344 unit KDMP yang ditargetkan di daerah tersebut. Jika berjalan lancar, koperasi-koperasi ini dijadwalkan mulai beroperasi pada bulan Agustus 2026 pasca-peresmian oleh Presiden Prabowo Subianto.

Nantinya, fungsi KDMP tidak hanya sebatas simpan pinjam. Koperasi ini akan menyediakan berbagai fasilitas pendukung usaha masyarakat seperti gerai warung sembako dan penyediaan pupuk, fasilitas pergudangan, apotek, hingga klinik kesehatan, pengelolaan hasil sektor pertanian hingga kerajinan UMKM hingga pusat layanan pembayaran dan penyaluran bantuan pemerintah (BPJS Mandiri, listrik, PDAM, bantuan pangan, dan Program Keluarga Harapan/PKH).

“Kami meyakini KDMP dapat menjadi penggerak ekonomi desa melalui berbagai aneka usaha itu, sehingga bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

banner 350x525
https://pijarnews.id/wp-content/uploads/2025/02/E-Flyer-IG-Story_Penetapan-rev5.png

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *