KUDUS, PIJARNEWS.ID – Bank Jateng segera memperluas layanan hingga ke desa untuk memasyarakatkan digitalisasi transaksi serta mendukung perkembangan pelaku usaha mikro kecil dan menengah di (UMKM) Kabupaten Kudus Jawa Tengah.
“Sesuai permintaan dari Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, tentu kami siap menindaklanjuti (memperluas layanan),” ucap Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bank Jateng Irianto Harko Saputro Kudus, Selasa (15/4/2025).
Sebelumnya, Bank Jateng juga memiliki Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif atau Laku Pandai, yaitu program dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menyediakan layanan perbankan dan keuangan lainnya melalui kerja sama dengan pihak lain (agen), didukung dengan teknologi informasi.
Program bertujuan untuk menjangkau masyarakat yang belum terlayani oleh layanan perbankan tradisional, terutama di daerah yang terpencil atau memiliki akses terbatas ke kantor bank. Ia menjelaskan bahwa Laku Pandai bisa melayani semua transaksi sehingga masyarakat di pedesaan semakin dimudahkan dan didekatkan.
“Termasuk program digitalisasi seperti halnya yang digaungkan Pemkab Kudus, kami juga turut serta membantu meningkatkan pertumbuhannya, termasuk memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujarnya sebagaimana dikutip Antara.
Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan layanan Bank Jateng karena selama ini sangat membantu program pemerintah daerah, termasuk acara-acara besar yang melibatkan masyarakat.
”Bank Jateng milik kita bersama, jadi harus tumbuh bersama dan kita siap mendukung sepenuhnya,” tegasnya.
Program digitalisasi yang dicanangkan untuk semua retribusi daerah sudah hampir menyeluruh, sehingga nantinya juga akan ada evaluasi sebelum dan sesudah diberlakukan program digitalisasi.














