LAMONGAN, PIJARNEWS.ID – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Lamongan menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musyda) ke XIX pada Jumat-Minggu (8-10/3/2024) di Universitas Muhammadiyah Lamongan.
Musyawarah Daerah sendiri merupakan forum musyawarah tertinggi organisasi pelajar Muhammadiyah di tingkat Pimpinan Daerah dan diikuti oleh perwakilan IPM se-Kabupaten Lamongan. Adapun tema yang diusung pada Musyda kali ini adalah “IPM Lamongan Megilan, Mantep pelajare, Mantep Gerakane”.
Pada sidang pleno ke 4, Burhan Maulana Hakim selaku Ketua PC IPM Pangkatrejo menyampaikan IPM Pangkatrejo memiliki berbagai kendala dan mengharapkan pendampingan maksimal dari PD IPM Lamongan kedepannya.
“PC IPM Pangkatrejo kekurangan kader, juga belum mengetahui proges sebelumnya. Kita yang datang mengikuti Musyda kali ini adalah yang baru melaksanakan Musycab dan mohon untuk dampingannya mungkin kurang lebih 2 bulan sekali untuk mengunjungi ke cabang Pangkatrejo” ungkapnya.
Usulan tersebut kemudian ditanggapi kembali oleh Abdullah Tsani Muttaqin selaku Ketua PD IPM Lamongan. Ia menyampaikan bahwa kedepan akan lebih memperhatikan aspek perkaderan, sehingga tercapai kesetaraan antara kualitas dan kuantitas kader.
“Insyaallah IPM Lamongan akan mulai berkembang sedikit demi sedikit karena melihat kader IPM yang mengikuti Musyda memiliki gagasan yang kuat dan hebat untuk direalisasikan nantinya di Lamongan ini” tuturnya.
Ia juga menambahkan atas nama PD IPM Lamongan memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila banyak kekeliran selama ini. Ia juga berharap kader-kader secara keseluruhan untuk terus berkembang kedepannya.














