Perkuat Kesiapsiagaan Warga, BPBD Magetan Bentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) di Giripurno

BPBD Magetan Destana

MAGETAN, PIJARNEWS.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, secara resmi membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) di Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan. Langkah ini diambil sebagai strategi krusial dalam mendongkrak kesiapsiagaan serta kapasitas masyarakat menghadapi potensi bencana alam di wilayah setempat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magetan, Eka Radityo, mengemukakan bahwa pembentukan Destana ditujukan agar masyarakat memiliki ketahanan dan kemandirian tinggi dalam mendeteksi hingga menanggulangi ancaman bencana.

banner 350x525

“Melalui program Destana, masyarakat diharapkan mampu mengenali risiko bencana, melakukan upaya pengurangan risiko, serta meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan dalam merespons keadaan darurat secara mandiri,” ujarnya di Magetan, Senin (26/10/2026).

Dalam skema Destana, warga memegang peranan vital sejak tahap awal, mulai dari mengidentifikasi potensi ancaman lingkungan, memetakan tingkat kerentanan wilayah, hingga merumuskan langkah antisipasi yang sesuai dengan kondisi riil desa.

Penguatan sistem pencegahan kebencanaan ini turut melibatkan kolaborasi lintas elemen, mulai dari jajaran pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga relawan lokal. Ia menambahkan bahwa keberadaan Destana difungsikan untuk memperlancar koordinasi dan konsolidasi antar-unsur masyarakat saat situasi darurat terjadi.

“Selain itu, masyarakat diharapkan semakin memahami langkah-langkah penyelamatan diri, mekanisme pelaporan kejadian, serta pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari upaya pengurangan risiko bencana,” katanya sebagaimana dikutip Antara.

Melalui program edukasi dan pendampingan terpadu ini, BPBD Kabupaten Magetan optimistis Desa Giripurno mampu menumbuhkan budaya sadar bencana secara berkelanjutan demi menciptakan lingkungan perdesaan yang aman dan tangguh.

Rangkaian pembentukan Destana tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan 50 bibit pohon buah-buahan dari BPBD Provinsi Jawa Timur. Bibit tanaman tersebut dialokasikan untuk aksi penghijauan lingkungan guna memperkuat struktur tanah sekaligus menekan dampak pemanasan global.

banner 350x525
https://pijarnews.id/wp-content/uploads/2025/02/E-Flyer-IG-Story_Penetapan-rev5.png