Kucurkan Rp5,2 Miliar, Pemkab Bojonegoro dan TNI Sinergi Akselerasi Pembangunan Desa Lewat TMMD ke-129

Pembangunan Desa Bojonegoro

BOJONEGORO, PIJARNEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro bersama institusi TNI kembali mempertegas komitmen sinergi mereka dalam mengakselerasi pembangunan daerah. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 yang dipusatkan di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem.

“TMMD ini bentuk kolaboratif antara TNI, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan berbagai pemangku kepentingan menjadi wujud nyata sinergi dalam mempercepat pembangunan desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat semangat gotong royong,” kata Bupati Bojonegoro Setyo Wahono di Bojonegoro, Rabu (15/7/2026).

banner 350x525

Dalam acara pembukaan tersebut, ia mengungkapkan bahwa Pemkab Bojonegoro memberikan dukungan maksimal berupa alokasi anggaran senilai Rp5,2 miliar. Dana tersebut difokuskan pada dua sektor utama, yakni Rp4,7 miliar untuk pengerjaan sasaran fisik dan Rp537 juta untuk kegiatan non-fisik.

Dukungan pendanaan ini direalisasikan melalui skema Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang disalurkan langsung ke Desa Kesongo, serta pelibatan aktif dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu pemerintah daerah karena tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan untuk mewujudkan desa-desa di Bojonegoro yang maju, mandiri dan sejahtera,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa program TMMD sangat selaras dengan visi strategis Pemkab Bojonegoro. Fokus pembangunan daerah saat ini memang dititikberatkan dari tingkat desa, meliputi perbaikan infrastruktur, optimalisasi potensi lokal, penguatan ketahanan pangan, hingga peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Ia juga menitipkan pesan khusus kepada prajurit yang bertugas dan warga setempat agar saling menjaga keharmonisan.

“Seluruh personel Satgas dapat menghormati adat istiadat dan kearifan lokal selama bertugas, sementara masyarakat Desa Kesongo diharapkan dapat menjadikan para prajurit sebagai bagian dari keluarga selama pelaksanaan kegiatan berlangsung,” terangnya sebagaimana dikutip Antara.

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro, Letkol Inf. Dedy Dwi Wijayanto, memaparkan secara teknis bahwa pelaksanaan TMMD ke-129 akan bergulir selama 30 hari kalender, terhitung sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026.

Fokus pengerjaan fisik pada TMMD kali ini meliputi pengecoran jalan beton di dua titik strategis, perbaikan sistem drainase, serta renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Di sisi lain, untuk sasaran non-fisik, Satgas telah menyiapkan 22 jenis kegiatan yang dirancang untuk mengedukasi dan meningkatkan kapasitas masyarakat, meski para prajurit harus beradaptasi dengan dinamika sosial warga setempat.

“Harapannya TMMD ini mampu menghadirkan pembangunan yang tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkuat persatuan dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bojonegoro,” katanya

banner 350x525
https://pijarnews.id/wp-content/uploads/2025/02/E-Flyer-IG-Story_Penetapan-rev5.png