PURAWAKARTA, PIJARNEWS.ID – Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman, mendorong pergeseran paradigma pembangunan agar desa bertransformasi menjadi episentrum baru bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Upaya tersebut dinilai perlu didukung melalui akselerasi pembangunan infrastruktur yang memadai serta penguatan sistem ekonomi kerakyatan melalui wadah koperasi.
“Desa juga harus dipandang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Di samping potensi sumber daya alam, kekuatan utama desa terletak pada modal sosial berupa budaya gotong royong, musyawarah, solidaritas, dan rasa saling percaya yang telah menjadi karakter masyarakat,” katanya.
Hal tersebut ia tegaskan saat menghadiri agenda pelantikan Pengurus Pusat Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) di Purwakarta, Senin (13/7/2026). Ia menggarisbawahi bahwa revitalisasi desa selaras dengan Astacita keenam Presiden Prabowo Subianto, yang memprioritaskan pembangunan ekonomi dari akar rumput guna mengentaskan kemiskinan dan menciptakan pemerataan kesejahteraan.
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pembina PP PABPDSI, ia menjelaskan bahwa KSP berperan krusial dalam mengawal berbagai kebijakan strategis. Lembaga ini bertugas mendampingi Presiden untuk menjamin seluruh program prioritas pemerintah tereksekusi dengan optimal di lapangan.
“Masa depan Indonesia ini sangat ditentukan oleh kemajuan dari 75.000 desa yang menjadi ruang hidup sebagian besar masyarakat Indonesia,” ujarnya sebagaimana dikutip Antara.
Lebih lanjut, ia menyoroti posisi strategis Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam struktur tata kelola pemerintahan desa. BPD dinilai memegang peranan kunci untuk memastikan program-program prioritas nasional dapat diimplementasikan secara efektif di tingkat desa.
“Mudah-mudahan PABPDSI dan IKA PABPDSI akan mengawal dan mengawasi dari desa sehingga program kegiatan desa yang dilaksanakan akan semakin sukses dan semakin maju untuk Indonesia Emas 2045,” tuturnya.
Sebagai informasi, prosesi pelantikan Pengurus Pusat PABPDSI Masa Bakti 2026-2032 yang digelar di Alun-Alun Pasanggrahan Pajajaran, Purwakarta ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara. Tampak hadir dalam acara tersebut Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, serta Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein.














