Atasi Krisis Air, BPBD Probolinggo Distribusikan Bantuan Air Bersih ke 19 Desa

BPBD Probolinggo Air

PROBOLINGGO, PIJARNEWS.ID – Sejak bulan Juni hingga Agustus 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, telah menyalurkan pasokan air bersih ke 19 desa yang berada di tujuh kecamatan berbeda. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief pada Senin (24/8/2026).

“Kami mendistribusikan bantuan air bersih sesuai dengan permohonan perangkat desa yang mengalami krisis air bersih akibat kekeringan dan rusaknya jaringan PDAM,” katanya.

banner 350x525

Wilayah yang menjadi sasaran pendistribusian air ini mencakup Kecamatan Tiris, Banyuanyar, Tegalsiwalan, Wonomerto, Leces, Kuripan, serta Tongas. Ia menekankan bahwa tindakan ini merupakan respons sigap dari jajarannya.

“Distribusi air bersih merupakan langkah cepat yang dilakukan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, sehingga diharapkan tidak ada lagi warga yang kesulitan mendapatkan air bersih saat musim kemarau,” tuturnya.

Di samping itu, BPBD senantiasa mengawasi kawasan-kawasan yang terdampak kekeringan guna menjamin suplai air warga tetap terjamin melalui distribusi bertahap yang disesuaikan dengan situasi aktual.

“Seperti yang terjadi di Desa Sumberkramat, Kecamatan Tongas, warga kesulitan mendapatkan air bersih karena berkurangnya pasokan air bersih akibat sumber mata air di wilayah tersebut tidak mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, sehingga mengalami krisis air bersih,” ungkapnya sebagaimana dikutip Antara.

Guna memastikan bantuan tepat sasaran dan merata, komunikasi intensif dengan relawan kebencanaan maupun pemerintah desa terus dijaga. BPBD Kabupaten Probolinggo terus melakukan pemetaan daerah rawan kekeringan sebagai dasar dalam menentukan prioritas distribusi bantuan air bersih selama musim kemarau berlangsung. Selain faktor cuaca, krisis air yang disebabkan oleh kerusakan instalasi PDAM juga langsung ditangani oleh TRC BPBD, seperti insiden yang melanda Desa Paras di Kecamatan Tegalsiwalan.

“Kami menyalurkan sebanyak 5.000 liter air bersih kepada warga terdampak. Bantuan itu menyasar 34 Kepala Keluarga (KK) dengan total 136 jiwa yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih,” ucapnya.

Ke depannya, koordinasi dengan pihak-pihak terkait dan pemerintah desa akan terus dilanjutkan untuk mengawal situasi lapangan dan memastikan warga tidak kekurangan air.

“Kami berkomitmen hadir di tengah masyarakat saat terjadi kondisi darurat maupun kesulitan yang berdampak pada kebutuhan dasar warga. Apabila diperlukan, distribusi air bersih akan terus dilakukan sampai pasokan air kembali normal,” katanya.

banner 350x525
https://pijarnews.id/wp-content/uploads/2025/02/E-Flyer-IG-Story_Penetapan-rev5.png

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *