PACITAN, PIJARNEWS.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan menggelar agenda Knowledge Sharing dan simulasi Pelayanan Publik Terintegrasi Satu Pintu (PTSP) secara langsung di Rumah Pintar Pemilu pada Rabu (4/11/2026). Langkah ini ditempuh guna memastikan kesiapan teknis para petugas serta menjamin setiap alur pelayanan masyarakat berjalan secara terkoordinasi dan terukur.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Anggota KPU Kabupaten Pacitan beserta jajaran sekretariat. Agenda dibuka secara resmi oleh Anggota KPU Kabupaten Pacitan Divisi Perencanaan, Data dan Informasi (Rendatin), Anang Ma’ruf, yang menyampaikan perkembangan perancangan PTSP hasil dari serangkaian pembahasan mendalam selama beberapa bulan terakhir.
Peluncuran resmi PTSP KPU Kabupaten Pacitan dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 6 November 2026. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa kesiapan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi pilar utama dalam keberhasilan penyelenggaraan PTSP.
“PTSP bukan hanya tentang menyediakan ruang pelayanan, tetapi juga memastikan seluruh petugas memahami mekanisme, alur, dan tanggung jawab masing-masing. Karena itu, setiap petugas perlu memiliki pemahaman yang sama agar pelayanan dapat berjalan secara terintegrasi,” ungkapnya.
Sesi penguatan kapasitas dilanjutkan dengan knowledge sharing yang dipaparkan oleh masing-masing operator subbagian. Setiap operator mempresentasikan mekanisme kerja, prosedur, serta alur penanganan pemohonan sesuai dengan fungsi dan kewenangannya. Melalui pemaparan tersebut, seluruh peserta memperoleh gambaran komprehensif mengenai keterhubungan antarlayanan serta mekanisme koordinasi saat publik mengakses PTSP.
Tak berhenti pada pendalaman materi, seluruh peserta kemudian meninjau ruang pelayanan PTSP untuk mengikuti simulasi praktik secara langsung. Simulasi tersebut melibatkan unsur petugas terkait untuk menguji setiap tahapan operasional, mulai dari penerimaan berkas atau kebutuhan pemohon di barisan depan (front office) hingga alur koordinasi dengan operator teknis.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan simulasi merupakan bagian krusial untuk menguji kesiapan operasional sebelum sistem PTSP resmi dibuka untuk umum.
“Melalui simulasi ini, kita dapat melihat secara langsung bagaimana alur pelayanan dijalankan, sekaligus memastikan pembagian tugas dan koordinasi antarpetugas telah dipahami. Dengan demikian, setiap petugas mengetahui tahapan yang harus dilakukan ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Rangkaian pembekalan dan uji coba ini menjadi tumpuan KPU Kabupaten Pacitan menyongsong peluncuran resmi PTSP pada Jumat, 6 November 2026 mendatang. Agenda peresmian tersebut bakal menandai babak awal penerapan sistem pelayanan publik terpadu yang transparan dan akuntabel di lingkungan KPU Kabupaten Pacitan.














