News  

Kemenag Bojonegoro Lakukan Penyuluhan Bahaya Judi Online

BOJONEGORO, PIJARNEWS.ID – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro menugaskan sejumlah 178 penyuluh agama untuk menguatkan edukasi bahaya judi online (judol) yang memiliki dampak negatif, kepada masyarakat di wilayah Bojonegoro.

“Judi online berdampak sangat besar, sehingga Kemenag Bojonegoro memerintahkan penyuluh untuk memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Plt Kasubbag TU) Kantor Kemenag Bojonegoro Moh. Zainal Arifin pada Sabtu (7/12/2024).

banner 350x525

Hal itu disampaikan Zainal saat pembekalan dan evaluasi kinerja penyuluh, dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya judi online. “Setidaknya Kemenag Bojonegoro memiliki 178 tim penyuluh yang harus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya judi online,” katanya.

Maraknya judi online yang terjadi di masyarakat, menurutnya berdampak besar dan merusak moral bangsa. Untuk itu keberadaan penyuluh Kemenag Bojonegoro merupakan garda terdepan yang harus aktif untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang dampak buruk dari judi online.

“Penyuluh harus aktif menyosialisasikan baik secara langsung maupun melalui media sosial dan juga platform lainnya,” jelasnya sebagaimana dikutip oleh Antara.

Ia menjelaskan bahwa judi online berdampak negatif bagi perkembangan generasi muda dan menjadi ancaman serius bagi masyarakat.

“Stop judi online, dalam ajaran Islam perjudian dalam bentuk apapun dilarang karena dampaknya sangat besar,” tegasnya.

banner 350x525
https://pijarnews.id/wp-content/uploads/2025/02/E-Flyer-IG-Story_Penetapan-rev5.png