MALANG, PIJARNEWS.ID – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang menggelar Baitul Arqam di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Yogyakarta, pada Sabtu-Minggu (1-2/11/2025).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPK-SDI) ini bertujuan memperkuat sistem kaderisasi melalui pendekatan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement).
Anwar Mansyur, Ketua MPK-SDI PDM Kota Malang, menyatakan bahwa kegiatan tersebut dirancang secara sistematis dan terstruktur sebagai wujud keseriusan dalam menghadirkan pembinaan kader yang efektif dan berdampak.
“Program ini disusun secara tertata untuk memastikan proses perkaderan berjalan sistematis dan memberikan manfaat nyata,” ungkapnya.
Ia menambahkan, para peserta memperoleh pembinaan mendalam mengenai ideologi, kepemimpinan, dan keorganisasian melalui metode interaktif dan aplikatif.
Meski pelaksanaan berlangsung baik, MPK-SDI tetap melakukan evaluasi menyeluruh terhadap materi, metode, dan teknis penyelenggaraan demi penyempurnaan di masa depan.
Ia menegaskan bahwa Baitul Arqam kini bukan hanya forum pengajian, melainkan telah bertransformasi menjadi wadah pembelajaran yang menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kolaborasi, dan kesadaran berorganisasi.
“Dengan instruktur yang telah menjalani pelatihan, Baitul Arqam dapat menghasilkan kader Muhammadiyah yang berintegritas dan berwawasan luas,” jelasnya.
Sebagai upaya penguatan sistem kaderisasi, PDM Kota Malang kini memiliki instruktur resmi yang siap mengelola Baitul Arqam di tingkat ranting, cabang, hingga daerah. Kehadiran instruktur ini dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun pembinaan kader yang berkelanjutan dan terarah.
Sementara itu, Master of Training (MoT) Soni Zakaria mengungkapkan bahwa MPK-SDI akan menindaklanjuti program ini dengan pelatihan instruktur di tingkat cabang dan ranting wilayah Kota Malang. Program tersebut diharapkan memperluas jangkauan kaderisasi dan memastikan setiap tingkatan memiliki instruktur kompeten.
“Melalui continuous improvement, penataan Baitul Arqam yang lebih baik, serta pelatihan instruktur berjenjang, kami berkomitmen melahirkan kader Muhammadiyah yang unggul, berkarakter kuat, dan siap menggerakkan dakwah Islam berkemajuan di tengah tantangan zaman,” tegasnya.














