Penuh Haru, MTs Muhammadiyah 1 Kota Malang Lepas 114 Siswa dalam Gelaran LEGACY 2026

Legacy 2026

MALANG, PIJARNEWS.ID – Momen kelulusan yang kental dengan nuansa haru dan kebanggaan mengiringi 114 siswa-siswi kelas IX MTs Muhammadiyah 1 Kota Malang. Ratusan pelajar tersebut secara resmi dilepas dalam ajang Lentera Graduation Ceremony (LEGACY) 2026 yang dihelat di Aula GKB 4 Lantai 9, Universitas Muhammadiyah Malang, pada Selasa (2/6/2026).

Acara yang diselenggarakan oleh Lentera School Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Lowokwaru ini menjadi tonggak sejarah bagi para siswa setelah berhasil menuntaskan pendidikan tingkat menengah pertama.

banner 350x525

Kemeriahan dan kesakralan acara ini disaksikan langsung oleh para wali murid, tenaga pendidik, pimpinan Muhammadiyah, serta tamu undangan lainnya. LEGACY 2026 dirancang tidak sekadar sebagai seremonial perpisahan, tetapi juga sebagai perayaan atas tempaan karakter dan nilai-nilai keislaman peserta didik.

Rangkaian kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini diawali dengan prapembukaan berupa unjuk bakat musik dan atraksi bela diri Tapak Suci, dilanjutkan dengan prosesi masuknya para wisudawan yang berlangsung khidmat.

Ketua Panitia Pelaksana, M. Gigih Wijaya, M.Pd., menjelaskan bahwa pengusungan tema “lentera” pada kelulusan kali ini memiliki makna filosofis yang mendalam. Ia berharap para wisudawan dapat menjadi penerang dalam menghadapi masa depan dengan berbekal ilmu dan akhlak Islami. Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari PCM Lowokwaru, komite sekolah, dan wali murid atas terselenggaranya acara ini.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua PCM Lowokwaru, Mulyani, S.P., bersama jajaran Majelis Dikdasmen turut menitipkan pesan agar para alumni senantiasa menjaga integritas. Ia menegaskan bahwa kelulusan ini bukanlah titik akhir, melainkan langkah awal untuk memperluas pengabdian di tengah masyarakat.

Agenda pelepasan ini terasa semakin berbobot dengan hadirnya Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, yang mengisi sesi Stadium General. Dalam orasinya, ia memotivasi para lulusan untuk berani membangun mimpi dan tangguh menghadapi era globalisasi.

“Pendidikan tidak cukup sampai di sini. Ini adalah gerbang awal untuk melanjutkan perjalanan yang lebih panjang. Melalui pendidikanlah karakter bangsa, akhlakul karimah, dan penguatan akidah generasi Islam dapat dibentuk,” tegasnya.

Ia juga menyoroti urgensi pemerataan akses pendidikan, mengingat kawasan Lowokwaru merupakan salah satu pusat peradaban akademik di Kota Malang.

“Kita membayangkan kalau tidak ada pendidikan bagaimana kemudian karakter bangsa ini. Tentu Muhammadiyah khususnya PCM Lowokwaru punya kontribusi besar dan secara geografis Lowokwaru di Kota Malang ini kan dikelilingi Perguruan Tinggi yang sangat besar, sangat banyak. Jangan sampai ada Masyarakat, anak-anak kita di Lowokwaru ini tidak bisa melanjutkan sekolahnya,” tambahnya.

Suasana haru kian memuncak saat perwakilan lulusan, Dhurrah El Mustaqbalah, menyampaikan pidato perpisahannya. Mantan Ketua Umum PR IPM Matsamutu ini mewakili rekan-rekannya menghaturkan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah membimbing mereka.

Air mata hadirin pun tak terbendung tatkala memasuki sesi mengenang salah satu siswa yang telah berpulang, Raihan Nafi. Pembacaan puisi dan lantunan doa bersama menciptakan ruang kehangatan sekaligus duka yang mendalam bagi seluruh keluarga besar MTs Muhammadiyah 1 Kota Malang.

Rangkaian prosesi akhirnya ditutup dengan pengukuhan kelulusan, pembacaan ikrar alumni, serta persembahan lagu perpisahan dan Hymne Guru. Gelaran LEGACY 2026 ini kembali meneguhkan komitmen sekolah untuk terus mencetak generasi yang berkemajuan, berilmu, dan siap menjadi lentera pencerah bagi peradaban, bangsa, dan kemanusiaan.

banner 350x525
https://pijarnews.id/wp-content/uploads/2025/02/E-Flyer-IG-Story_Penetapan-rev5.png