SURABAYA, PIJARNEWS.ID – Musyawarah Daerah (Musyda) Nasyiatul Aisyiyah Kota Surabaya ke IX resmi menetapkan Talitha Shabrina El-Jihan sebagai Ketua Umum pada Minggu kemarin (10/12/2023). Jihan, panggilan akrabnya, berhasil mengantongi 37 suara dengan jumlah terbanyak berdasarkan hasil pemilihan secara langsung.
Ia berhasil mengungguli Fenzy Farah Azizah (36 suara), Tsalsa Masita Muas (33 suara), Syafitri Indah Sari (32 suara), Ummi Masrufah Maulidiyah (31 suara), Nur Tsalasah Rohmatin (31 suara), Adinda Purnamasari K (28 suara), Afrizna Kurnia Putri (27 suara) dan Indah Yuliani Jauhari (24 suara).
Jihan sendiri merupakan kader Muhammadiyah sejak kecil yang terlahir di Jagalan, Surabaya. Jihan menempuh pendidikan dari TK hingga SMA di sekolah Muhammadiyah. Kemudian menempuh pendidikan sarjana di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel dengan jurusan Bahasa Inggris.
Saat menjadi mahasiswa, Jihan aktif di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) hingga tingkat Pimpinan Cabang (PC IMM) Kota Surabaya. Ia mengemban amanah sebagai bendahara umum ketika aktif di PC IMM Kota Surabaya. Sejak aktif di IMM, Jihan memang sudah terlibat aktif dalam kegiatan Nasyiatul Aisyiah khususnya di cabang Kenjeran, Kota Surabaya.
Dalam sambutannya, Jihan mengucapkan terimakasih yang tak terhingga atas dukungan yang diberikan dan ia mengajak kader-kader NA untuk terus bersinergi, bergotong royong kedepannya. Ia juga mengutip hadist “Kullukum ra’in wa kullukum mas’ulun an ra’iyyatihi” yang artinya setiap orang adalah pemimpin dan pasti dimintai pertanggungjawaban.
“Tentu untuk melakukan sesuatu hal yang besar untuk kemasalahatan umat kita harus bersinergi dengan kerja cerdas, kerja keras dan juga kerja Ikhlas,” ujar Jihan dihadapan ratusan peserta.
Menurutnya, yang terpenting dalam sebuah kepemimpinan pada diri manusia bukan persoalan besar atau kecilnya tanggung jawab yang dipikulnya, akan tetapi yang terpenting adalah seberapa kuat ia menjalankan tanggung jawab dengan amanah dan adil. (msqn)














