SITUBONDO, PIJARNEWS.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, meminta pemerintahan desa yang terdampak kekeringan untuk segera mengajukan bantuan air bersih seiring memasuki musim kemarau tahun ini.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Situbondo Sruwi Hartanto yang menyebutkan beberapa desa yang langganan kekurangan air bersih saat kemarau yakni di Dusun Polay, Desa Jatisari, Dusun Belangguan, Desa Sumberwaru, Dusun Krajan, dan Desa Kembangsari.
“Di desa-desa tersebut selama ini menjadi langganan mendapatkan bantuan air bersih, karena memang wilayahnya susah dijangkau dan sumur bor belum berhasil,” katanya di Situbondo, Jumat (22/8/2025).
Ia mengatakan dalam waktu dekat BPBD setempat akan segera mengundang desa-desa yang membutuhkan bantuan air bersih pada musim kemarau tahun ini.
“Dalam waktu dekat kami akan mengundang pihak desa yang membutuhkan air bersih untuk dilakukan pendataan, agar memudahkan BPBD menyediakan air bersih,” ujarnya sebagaimana dikutip Antara
Untuk mengatasi kekurangan air bersih di beberapa desa, BPBD juga telah melakukan pengeboran di beberapa titik, di antaranya di Dusun Jambaran, Desa Plalangan, Kecamatan Sumbermalang. Termasuk juga di Dusun Sokaan, Desa Gunung Putri, Kecamatan Suboh, dan Dusun Tobe, Desa Rajekwesi, Kecamatan Kendit.
Selain itu, BPBD Situbondo telah mengajukan bantuan pengadaan air bersih ke BPBD Provinsi Jawa Timur, karena anggaran BPBD Situbondo sudah habis, dampak dari adanya efisiensi anggaran.
“Untuk distribusi air bersih ke wilayah terdampak kekeringan kami sudah berkirim surat permohonan bantuan air bersih ke BPBD Provinsi Jawa Timur,” tutupnya.














