News  

Kawal Kemandirian Ekonomi, Menkop Ferry Juliantono Dorong Ekosistem Koperasi Pesantren MPDI

Koperasi Pesantren MPDI

MALANG, PIJARNEWS.ID – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan komitmen pemerintah untuk mendampingi serta memajukan koperasi pondok pesantren (ponpes) yang bernaung di bawah payung Majelis Pesantren Dakwah Indonesia (MPDI).

Langkah strategis ini didorong oleh keyakinan akan besarnya potensi ponpes dalam membangun fondasi kemandirian ekonomi di institusi pendidikan keagamaan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri agenda Sarasehan Nasional MPDI di Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada hari Sabtu (27/6/2026).

banner 350x525

“Pondok pesantren memiliki kekuatan yang merupakan aset luar biasa karena terdapat nilai historis panjang, oleh karenanya kemandirian ekonomi di pondok pesantren begitu penting, salah satunya adalah dengan berkembangnya koperasi pondok pesantren,” katanya.

Sebagai wujud intervensi nyata, Kementerian Koperasi telah menyiapkan skema bantuan permodalan yang akan disalurkan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

Menyambut fasilitas tersebut, ia mengimbau agar setiap ponpes yang telah memiliki badan usaha koperasi mulai merinci dan memetakan aktivitas bisnisnya secara spesifik.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi langkah MPDI yang telah membentuk koperasi sekunder. Entitas ini nantinya diproyeksikan mampu bertindak sebagai offtaker atau penyerap produk yang dihasilkan oleh koperasi-koperasi primer di tingkat pesantren. Bahkan, ia memandang produk-produk unggulan pesantren ini memiliki peluang besar untuk masuk ke dalam rantai pasok Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Jadi memang perlu dibangun ekosistem yang baik, karena saya meyakini kekuatan potensi koperasi pondok pesantren,” katanya sebagaimana dikutip Antara.

Merespons dukungan tersebut, Ketua Umum MPDI KH Ayi Abdul Rosyid mengakui bahwa meski embrio koperasi di pesantren sudah ada, laju perkembangannya masih terbilang lambat. Berdasarkan datanya, dari sekitar 300 ponpes se-Indonesia yang berada di bawah naungan MPDI, baru sekitar 10 persen atau 30 pesantren saja yang telah merintis koperasinya sendiri.

Oleh karena itu, momentum sarasehan nasional ini dimanfaatkan MPDI untuk menggandeng pemerintah secara langsung, terutama demi mendongkrak kapasitas tata kelola dan akselerasi bisnis koperasi pesantren.

Menanggapi tawaran Menkop terkait peluang pemasaran ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, ia menyatakan akan terus menjalin komunikasi intensif dengan pihak kementerian untuk mewujudkan integrasi tersebut.

“Kami mendorong pesantren supaya memiliki produk untuk dikolaborasikan dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” tuturnya.

banner 350x525
https://pijarnews.id/wp-content/uploads/2025/02/E-Flyer-IG-Story_Penetapan-rev5.png