MALANG, PIJARNEWS.ID – Program Studi Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) resmi menutup rangkaian kegiatan Center of Excellence (CoE) Kelas Profesional Pemberdayaan Masyarakat Batch 3 melalui kegiatan bertajuk “Gen Z Talk Social Campaign”.
Kegiatan yang diselenggarakan di Nakoa Cafe, Sabtu (4/7/2026) ini menjadi puncak dari proses pembelajaran CoE yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi profesional di bidang pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan kolaboratif, inovatif, dan berbasis praktik.
Tidak hanya menjadi seremoni penutupan, kegiatan ini juga menghadirkan ruang diskusi yang mempertemukan akademisi, praktisi, mitra, mahasiswa, dan masyarakat umum dalam membahas peran Generasi Z sebagai agen perubahan sosial.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor IV UMM Muhamad Salis Yuniardi menyampaikan apresiasi kepada Prodi Kesejahteraan Sosial FISIP UMM yang secara konsisten menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) melalui program CoE.
Menurutnya, program CoE menjadi salah satu bentuk komitmen UMM dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik sekaligus keterampilan profesional. Kolaborasi bersama mitra memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa untuk memahami dinamika masyarakat dan tantangan di dunia kerja.
Sementara itu, Direktur CoE UMM Achmad Fauzan Hery Soegiharto menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Batch 3 menunjukkan semakin kuatnya sinergi antara universitas, program studi, dan mitra dalam menciptakan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Ia mengungkapkan bahwa CoE tidak hanya menghasilkan lulusan yang siap bekerja, tetapi juga melahirkan individu yang memiliki kemampuan berkolaborasi, berpikir kritis, dan mampu memberikan solusi terhadap persoalan sosial di masyarakat.
Begitupun Dekan FISIP UMM Fauzik Lendriyono menambahkan bahwa tema Gen Z Talk Social Campaign dipilih karena relevan dengan karakter Generasi Z yang dekat dengan teknologi digital dan memiliki potensi besar dalam membangun gerakan sosial yang kreatif dan berdampak.
“Generasi Z memiliki energi, kreativitas, dan kemampuan memanfaatkan media digital untuk menyebarkan nilai-nilai positif,” ujarnya.
Ketua Program Studi Kesejahteraan Sosial FISIP UMM Hutri Agustino menjelaskan bahwa selama mengikuti CoE Batch 3, mahasiswa memperoleh berbagai pengalaman profesional melalui pendampingan bersama mitra, pelatihan, praktik lapangan, hingga pengembangan proyek pemberdayaan masyarakat.
Melalui tema tersebut, mahasiswa juga mempresentasikan berbagai gagasan dan pengalaman selama mengikuti program CoE. Diskusi berlangsung interaktif dengan mengangkat isu-isu sosial yang dekat dengan kehidupan Generasi Z, mulai dari kesehatan mental, pemberdayaan komunitas, kepedulian sosial, serta pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan.
Selain menjadi ajang refleksi atas capaian program, kegiatan ini juga memperkuat jejaring antara perguruan tinggi, mitra, dan masyarakat dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan talking social enterprise sekaligus penandatangan perjanjian kerjasama dengan Vernon Edu, Talk Show tematik hasil magang CoE, pemutaran video hingga Pre-launch buku berjudul Life Cycle CSR yang di tulis bersama antara mahasiswa dengan mitra CoE Filantra.
Melalui program CoE ini, Program Studi Kesejahteraan Sosial FISIP UMM terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang profesional, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat sesuai dengan semangat kampus berdampak yang diusung oleh UMM.














