KUDUS, PIJARNEWS.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menyebutkan ada lima desa yang dilanda banjir menyusul curah hujan tinggi, sehingga mengakibatkan seratusan rumah warga tergenang banjir dengan ketinggian bervariasi.
“Kelima desa yang dilanda banjir tersebar di dua kecamatan yakni Kecamatan Kaliwungu terjadi di Desa Setrokalangan, Kedungdowo, Banget, dan Garung Kidul. Sedangkan Kecamatan Jati terjadi di Desa Pasuruhan Lor,” ungkap Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kudus Munaji di Kudus, Jumat (24/1/2025).
Banjir mulai terjadi sejak Selasa lalu itu mengakibatkan terputusnya akses jalan dan rumah warga juga mulai tergenang dengan ketinggian genangan banjir yang bervariasi. Sedangkan genangan banjir pada akses jalan berkisar 20-100 sentimeter.
Akibat bencana alam tersebut, sebanyak 112 rumah di lima desa tergenang banjir dan 2.539 jiwa terdampak banjir. Sedangkan areal sawah terdampak mencapai 112 hektare.
“Jika sehari sebelumnya belum ada warga yang mengungsi, maka hari ini (24/1) sudah ada sembilan warga,” ungkapnya sebagaimana dikutip Antara.
Dalam rangka penanganan lebih lanjut, pihaknya juga berkoordinasi dengan pemerintah desa, pemerintah kecamatan, TNI, Polri, Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana), Desa Tangguh Bencana (Destana), dan relawan untuk penanganan evakuasi korban terdampak.
“Kami juga melakukan asesmen data secara periodik, termasuk jumlah warga yang mengungsi dan yang meminta evakuasi,” jelasnya.
Adanya pengungsi, maka BPDB Kudus juga menyalurkan bantuan logistik ke tempat pengungsian yang tersedia dapur umum.
Camat Kaliwungu Satria Agus Himawan membenarkan adanya dampak banjir yang dialami warganya, baik di Desa Karangturi, Desa Garung Kidul, Kedungdowo, dan Desa Banget. Banjir yang terjadi tersebut, karena curah hujan tinggi beberapa hari di Kabupaten Kudus serta debit Sungai Wulan yang tinggi.
Akibat bencana alam tersebut, akses Jalan Desa Garung Kidul menuju Dukuh Karangturi, Desa Setrokalangan, tergenang banjir antara 30-120 cm sepanjang sekitar 1 kilometer sehingga tidak dapat dilalui kendaraan. Sementara rumah terdampak mencapai puluhan rumah yang tergenang banjir. Sedangkan areal persawahan juga ratusan hektare yang tersebar di sejumlah desa terdampak.














