SLEMAN, PIJARNEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Sleman menyadari bahwa keterbatasan anggaran daerah tidak boleh menjadi hambatan bagi keberlanjutan pembangunan. Terkait hal ini, Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menegaskan bahwa sinergi yang solid antara pihak kabupaten dan pemerintah kalurahan/desa merupakan fondasi utama agar roda pembangunan tetap berputar.
“Kolaborasi antara kabupaten dan kalurahan wajib dilakukan agar pembangunan tetap berjalan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya saat menghadiri Syawalan Pemerintahan Kalurahan Candibinangun, Pakem, Jumat (10/4/2026).
Menurutnya, agenda syawalan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi biasa, melainkan momentum strategis untuk meneguhkan kembali komitmen gotong royong di tengah masyarakat. Ia mengingatkan bahwa kesuksesan program di kalurahan sangat bergantung pada kekompakan serta persatuan seluruh elemen warga.
“Kita tidak bisa hidup sendiri. Kita harus kompak, kuat dan bersatu untuk membangun wilayah yang lebih baik,” katanya sebagaimana dikutip Antara.
Pada kesempatan yang sama, Harda turut membuka ruang dialog guna menyerap aspirasi warga terkait pemenuhan kebutuhan dasar maupun peningkatan kualitas infrastruktur desa.
Di tengah dinamika yang ada, ia secara khusus berpesan agar warga senantiasa merawat kerukunan dan menjaga situasi tetap kondusif, terutama menjelang perhelatan pemilihan lurah antarwaktu. Tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan stabilitas sosial, ia juga memberikan atensi serius pada isu kesehatan dan kelestarian lingkungan.
Ia mengajak masyarakat untuk proaktif dalam upaya pengentasan stunting, sekaligus mendorong tata kelola sampah yang berbasis pada partisipasi komunitas agar lingkungan desa tetap asri dan sehat.














