Menu

Mode Gelap
Saud El-Hujjaj : Lima Hal untuk Melihat Konflik di Timur Tengah Komunikasi UMM Latih SMA Muhammadiyah 1 Denpasar Membuat Video Pendek Kuliah Tamu Prodi Sosiologi: Persiapan Indonesia Menuju Negara Industri Sinergisitas AUM Tingkatkan Kualitas Pendidikan Muhammadiyah SMA Muga Parengan Hidupkan HW Melalui LKP

Kesehatan · 24 Jul 2021 08:32 WIB ·

Gandeng UMM, Kodim 0818 Gelar Vaksinasi Massal dengan Target 6 Ribu Orang


					PANTAU VAKSINASI: Wabup Malang Didik Gatot Subroto memantau langsung pelaksanaan vaksinasi yang digelar Kodim 0818 bekerjasama dengan UMM. Ia mengimbau masyarakat tetap mematuhi prokes meski sudah divaksin. Perbesar

PANTAU VAKSINASI: Wabup Malang Didik Gatot Subroto memantau langsung pelaksanaan vaksinasi yang digelar Kodim 0818 bekerjasama dengan UMM. Ia mengimbau masyarakat tetap mematuhi prokes meski sudah divaksin.

MALANG, PIJARNEWS.ID – Pemerintah melalui institusi negara terus mengoptimalkan vaksinasi covid-19. Salah satunya yang dilakukan Kodim 0818. Bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kodim melakukan vaksinasi selama dua hari. Yakni, Kamis (22/7/2021) hingga Jumat (23/7/2021).

Vaksinasi yang dilaksanakan di Hall Dome UMM tersebut dilakukan dengan protokol kesehatan ketat. Pada kesempatan tersebut, Mayor CKM Hartoko selaku wakil koordinator pelaksana vaksinasi menjelaskan, pasokan vaksin yang diberikan berasal dari pusat kesehatan (Puskes) TNI dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur.

Total ada 3 ribu vaksin Sinovac yang disediakan per hari. “Jadi kalau dua hari, target kami yakni sekitar 6 ribu vaksin. Kalau jumlah vaksin berlebih, akan kami alihkan ke tempat lain. Sebaliknya, jika jumlahnya kurang akan kami mintakan ke Puskesmas ataupun Dinkes. Adapun vaksin yang diberikan tidak dipungut biaya apapun, gratis,” tuturnya.

Dijelaskan Hartoko, pemilihan UMM sebagai lokasi vaksinasi tidak lepas dari fasilitas yang baik dan memungkinkan. Ada beberapa hal yang diperhatikan, mulai dari tempat parkir, lokasi yang strategis, hingga jumlah penampungan yang bisa disediakan. Menurutnya, pertimbangan itu penting agar agenda vaksinasi berjalan lancar.

Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang tinggi. Hartoko berharap, agenda ini bisa menekan penularan Covid-19 yang belakangan makin naik. “Saya juga mengajak masyarakat yang belum divaksin, agar segera divaksin,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III UMM Nur Subeki mengungkapkan, pemilihan Kampus Putih sebagai lokasi vaksinasi tidak mengejutkan. Menurutnya, UMM memiliki tempat yang representatif untuk menyelenggarakan kegiatan terkait. “Kami juga menerjunkan tim Satgas Covid UMM dan Maharesigana, serta beberapa relawan dari BEM untuk turut serta membantu di lokasi,” jelasnya.

Eki -panggilan akrab Nur Subeki- berharap, vaksinasi ini mampu membentuk ekosistem baru yang dapat berdampingan dengan virus Covid-19. Tidak hanya bagi sivitas akademika UMM saja, tapi juga untuk masyarakat luas. Utamanya warga sekitar UMM. “Kami juga akan terus berusaha untuk menjadi motor perubahan di setiap aspek kehidupan masyarakat,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, turut hadir Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto. Ia menyampaikan agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan meskipun sudah divaksin. Aluni UMM itu juga berterima kasih kepada para tenaga kesehatan yang selama ini telah berusaha semaksimal mungkin.

“Mari sama-sama kita doakan agar para nakes diberi kesehatan sehingga mampu beraktifitas dan memberikan kontribusi serta bantuan kepada kita semua,” tutupnya. (fan)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Unair Gelar Seminar Deteksi Kelelahan Berbasis Audiovisual di Kare

27 September 2023 - 18:19 WIB

Sinergi Penurunan Angka Stunting, Dinsos Jombang Adakan Sosialisasi

27 Juni 2023 - 13:47 WIB

Edukasi Masyarakat tentang TBC, Dinkes Nganjuk adakan Talkshow

12 April 2023 - 08:48 WIB

Wujudkan Eleminasi TBC Tahun 2030, Dinkes Nganjuk Gandeng Yabhysa

7 April 2023 - 21:14 WIB

Waspada Covid-19 Naik, Unair Adakan Workshop

5 November 2022 - 09:46 WIB

MDMC Utus Pimpinan Ikuti Pelatihan Manajemen Risiko Bencana di Australia

10 September 2022 - 14:20 WIB

Trending di Kesehatan