Menu

Mode Gelap
Saud El-Hujjaj : Lima Hal untuk Melihat Konflik di Timur Tengah Komunikasi UMM Latih SMA Muhammadiyah 1 Denpasar Membuat Video Pendek Kuliah Tamu Prodi Sosiologi: Persiapan Indonesia Menuju Negara Industri Sinergisitas AUM Tingkatkan Kualitas Pendidikan Muhammadiyah SMA Muga Parengan Hidupkan HW Melalui LKP

Pendidikan · 13 Agu 2021 08:47 WIB ·

Gunakan Kurikulum OBE, Teknik Sipil UMM Raih Akreditasi Baik Sekali


					NAIK: Prodi Teknik Sipil UMM berhasil meningkatkan akreditasi dari Baik ke Baik Sekali. Peningkatan akreditasi ini dinilai dari empat aspek yang dinilai oleh BAN-PT. Perbesar

NAIK: Prodi Teknik Sipil UMM berhasil meningkatkan akreditasi dari Baik ke Baik Sekali. Peningkatan akreditasi ini dinilai dari empat aspek yang dinilai oleh BAN-PT.

MALANG, PIJARNEWS.ID – Program Studi (Prodi) Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mendapatkan akreditasi Baik Sekali dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Peningkatan akreditasi ini diperoleh Rabu (4/8/2021).

Kepala Prodi Teknik Sipil Rofikatul Karimah mengatakan, sebelum mendapat akreditasi Baik Sekali, Prodi Teknik Sipil berakreditasi B. Rofi -sapaan akrabnya- mengatakan, akreditasi B ini sebenarnya masih berlaku sampai tanggal 13 Oktober 2021. Namun, Prodi Teknik Sipil memutuskan untuk mengajukan koversi lebih awal pada BAN-PT.

“Alhamdulillah pengajuan kita diterima dan berhasil mendapatkan akreditasi Baik Sekali,” ungkap dosen kelahiran Madura tersebut. Dalam proses peningkatan akreditasi, ada 4 aspek yang dinilai oleh BAN-PT.

Pertama, aspek tenaga pengajar yang dimiliki, utamanya jumlah Dosen Tetap Program Studi (DTPS) yang ada di Teknik Sipil. Kedua, penilaian dari aspek kurikulum, bagaimana Teknik Sipil UMM menyusun dan menjalankan kurikulumnya. Ketiga, capaian pembelajaran mahasiswa. Keempat, penilaian dari segi jaminan mutu yang dimiliki oleh Teknik Sipil UMM.

Rofi menjelaskan, kurikulum yang digunakan dalam pembelajaran di Prodi Teknil Sipil adalah sistem Outcome Based Education (OBE). Sistem ini menekankan pada keberlanjutan proses pembelajaran secara inovatif, interaktif, dan efektif. Sehingga akan melahirkan mahasiswa dan lulusan yang bisa memberikan solusi di tengah permasalahan.

“Kami juga telah mempersiapkan kelas unggulan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) untuk Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). Harapannya, mereka bisa lebih memahami bagaimana penggunaan PLTMH untuk memberikan manfaat bagi warga sekitar,” ungkap sekretaris Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI) tersebut.

Terakhir, Rofi mengungkapkan rencana prodi Teknik Sipil UMM. Yakni, akan fokus pada kegiatan-kegiatan untuk menyiapkan program akreditasi internasional. Pun dengan akreditasi unggulan yang tersedia. Rofi juga mengatakan bahwa keberhasilan prodi Teknik Sipil meraih akreditasi ini, berkat kerja keras semua dosen, karyawan, dan mahasiswa.

Kolaborasi dan sinergisitas semua pihak ini menurut Rofi, menjadi kunci keberhasilan tersebut. “Semoga Teknik Sipil UMM bisa terus berkembang dan senantiasa mengembangkan diri sehingga mampu menjadi Prodi yang lebih baik lagi,” jelasnya. (fan)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pawai Ta’aruf Perguruan Muhammadiyah Tebluru Ada Topi Mahkota Hingga Elpiji

18 Juli 2024 - 20:16 WIB

Wamen LHK di UMM Dorong Wisudawan Peduli Alam Indonesia

18 Juli 2024 - 20:12 WIB

Ponpes Internasional Malik Fadjar Langsung Terima Banyak Santri

14 Juli 2024 - 10:14 WIB

Ketum PP Muhammadiyah Tegaskan Pancasila Dasar untuk Moderat Beragama

11 Juli 2024 - 15:06 WIB

Buka Peluang Kerja di Eropa, UMM Jajaki Kerjasama dengan Eurojob Jerman

8 Juli 2024 - 18:52 WIB

Mahasiswa UMM Ciptakan Alat-Alat Bantu UMKM

5 Juli 2024 - 16:34 WIB

Trending di Pendidikan