Menu

Mode Gelap
Saud El-Hujjaj : Lima Hal untuk Melihat Konflik di Timur Tengah Komunikasi UMM Latih SMA Muhammadiyah 1 Denpasar Membuat Video Pendek Kuliah Tamu Prodi Sosiologi: Persiapan Indonesia Menuju Negara Industri Sinergisitas AUM Tingkatkan Kualitas Pendidikan Muhammadiyah SMA Muga Parengan Hidupkan HW Melalui LKP

Pendidikan · 16 Agu 2021 12:27 WIB ·

Hadir di Silaturahmi Wali Mahasiswa Baru UMM, Ini Pesan Menko PMK


					SILATURAHMI : Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) yang juga Ketua BPH UMM, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, MAP turut hadir dalam silaturahmi antara kampus dan wali mahasiswa baru, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Perbesar

SILATURAHMI : Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) yang juga Ketua BPH UMM, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, MAP turut hadir dalam silaturahmi antara kampus dan wali mahasiswa baru, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

MALANG, PIJARNEWS.ID – Dalam rangka memperkuat hubungan baik antara kampus dan wali mahasiswa baru, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar agenda silaturahmi. Acara yang dilaksanakan pada Sabtu (14/8) tersebut, di laksanakan secara daring, mengingat kondisi yang masih belum kondusif. Turut hadir Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) yang juga Ketua BPH UMM, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, MAP.

Dalam sambutannya, Muhadjir menyampaikan bahwa silaturahmi ini sudah menjadi tradisi yang dilakukan UMM sejak lama. “Tradisi ini penting sebagai usaha untuk saling mengenal lebih dekat baik, tidak hanya secara pribadi tapi juga kelembagaan. Silaturahmi ini juga dapat menjadi tempat penyampaian masukan dan saran baik dari orang tua, mahasiswa maupun pihak Pimpinan Universitas,” terangnya.

Mantan Rektor UMM ini juga berharap adanya komitmen bersama untuk mencapai satu tujuan baik, yakni mengantarkan para mahasiswa ke tujuan yang dicita-citakan. “Tidak hanya cita-cita mahasiswa saja, tapi juga harapan orang tua bahkan juga bangsa Indonesia.” Tambah pria kelahiran Madiun tersebut.

Rektor UMM, Fauzan, dan Wakil Rektor III UMM Nur Subeki mendampingi penandatanganan surat pernyataan yang dilakukan oleh perwakilan mahasiswa baru.

Di samping itu, UMM juga memiliki cita-cita besar yang selalu digaungkan, yakni menjadi gerakan pendidikan akademik dan vokasi yang berbekal semangat dari Muhammadiyah untuk bangsa. “Maka semua elemen harus saling bahu membahu untuk bisa mewujudkannya, agar mampu memberikan manfaat kepada masyarakat yang lebih luas,” tegasnya.

Muhadjir sempat menyinggung akan perubahan keadaan yang disebabkan oleh pandemi. “Oleh karenanya, UMM dapat membekali mahasiswa dengan kemampuan yang dibutuhkan agar bisa menjawab tantangan, beradaptasi dan menghadapi berbagai perubahan.” Ujarnya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (2016–2019) tersebut juga menekankan agar tidak menunda dalam pemberian wawasan dan pandangan bahwa pada akhirnya mahasiswa akan terjun di dunia kerja.

Terakhir, ia berpesan akan pentingnya self-planning. Bagaimana mahasiswa diajarkan menyusun perencanaan diri, membangun cita-cita dan juga cara merealisasikannya. “Tanpa perencanaan yang jelas dan akurat, mereka akan bingung hal apa yang harus diperbuat. Prestasi dan reputasi yang UMM miliki akan sia-sia jika tidak dibarengi dengan kerja keras dan kesungguhan dari mahasiswanya,” tutupnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Rektor UMM, Dr. Fauzan, M.Pd. Ia menyampaikan bahwa silaturahmi ini dapat membangun persepsi yang sama di antara Universitas dan wali mahasiswa. “Selain itu, juga bertujuan untuk meminimalisir kesalah pahaman antara keduanya. Kami mengucapkan selamat karena putra-putri bapak telah diterima sebagai mahasiswa UMM, karena tidak semua yang mendaftar di Kampus Putih mampu lolos seleksi dan berhasil hingga titik ini,” ucapnya.

Pria yang mengawali sebagai dosen Takmir pada tahun 1988 ini juga menyampaikan, bahwa Kampus Putih juga menyediakan pembinaan, tidak hanya di dalam kampus tapi juga di luar kampus. “Berbagai organisasi intra kampus telah disiapkan untuk diikuti sesai dengan minat dan bakatnya. Semua ini bertujuan untuk melahirkan kader-kader dan pemimpin yang sesuai dengan bidangnya di masa depan,” jelasnya.

Di samping itu, Fauzan juga sempat menyebutkan beberapa beasiswa yang bisa diperoleh. Mulai dari bidik misi, Uang Kuliah Tunggal (UKT), beasiswa kader Muhammadiyah, Kemitraan Negara Berkembang (KNB), hingga beasiswa prestasi. “Beasiswa prestasi ini merupakan motivasi yang disediakan, agar para mahasiswa bisa terus mencetak prestasi di semua level. UMM memiliki tagline yakni Tiada hari tanpa prestasi, tiada prestasi yang tidak dihargai,” pungkasnya.

Pada acara silaturahmi tersebut, diadakan pula penandatanganan surat pernyataan menjadi mahasiwa UMM yang dilaksanakan oleh perwakilan mahasiswa baru yang didampingi oleh rektor. Lalu dilanjutkan dengan agenda pertemuan dengan jajaran dekan di masing-masing fakultas. (Hen)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pawai Ta’aruf Perguruan Muhammadiyah Tebluru Ada Topi Mahkota Hingga Elpiji

18 Juli 2024 - 20:16 WIB

Wamen LHK di UMM Dorong Wisudawan Peduli Alam Indonesia

18 Juli 2024 - 20:12 WIB

Ponpes Internasional Malik Fadjar Langsung Terima Banyak Santri

14 Juli 2024 - 10:14 WIB

Ketum PP Muhammadiyah Tegaskan Pancasila Dasar untuk Moderat Beragama

11 Juli 2024 - 15:06 WIB

Buka Peluang Kerja di Eropa, UMM Jajaki Kerjasama dengan Eurojob Jerman

8 Juli 2024 - 18:52 WIB

Mahasiswa UMM Ciptakan Alat-Alat Bantu UMKM

5 Juli 2024 - 16:34 WIB

Trending di Pendidikan