MALANG, PIJARNEWS.ID – Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menyelenggarakan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) pada Minggu (8/2/2026) di Gedung Kuliah Bersama (GKB) 4 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Rakorwil ini dilaksanakan dalam rangka mensosialisasikan program-program MPKS PWM Jawa Timur tahun 2026, sekaligus memperkuat koordinasi dan sinergi antara MPKS PDM dan LKS dalam pengembangan layanan kesejahteraan sosial.
Adapun peserta yang hadir lebih dari 200 peserta yang terdiri atas pengurus MPKS Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA), serta pengelola Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Jawa Timur.
Ketua MPKS PWM Jawa Timur, M. Himawan Sutanto, M.Si., menyampaikan bahwa Rakorwil menjadi forum strategis untuk menyatukan visi dan langkah gerak seluruh unsur MPKS dan LKS.
“Penguatan koordinasi ini penting agar program kesejahteraan sosial Muhammadiyah dapat berjalan efektif, terukur, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua PWM Jawa Timur Muh. Khoirul Abduh, M.Si., turut menyampaikan akan pentingnya profesionalisme dalam tata kelola LKS. Dengan demikian, LKS dapat berdaya dan memiliki kepercayaan publik.
“LKS Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah harus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Dan mulai periode ini tata kelola LKS akan kita digitalisasi agar semua potensi LKS dapat dengan mudah diakses publik,” tegasnya.
Menurutnya, tantangan kesejahteraan sosial ke depan menuntut LKS untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat sistem manajemen, serta menyesuaikan diri dengan regulasi dan perkembangan teknologi.
Selain pemaparan program kerja, Rakorwil juga diisi dengan kegiatan diskusi bersama, serta penyusunan rencana tindak lanjut. Melalui kegiatan ini, MPKS PWM Jawa Timur berharap terbangun sinergi yang lebih kuat untuk memperluas jangkauan dan kualitas pelayanan sosial Muhammadiyah di Jawa Timur.














