MALANG, PIJARNEWS.ID – Pusat Studi Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) merilis hasil Survei Opini Publik Jawa Timur yang dilakukan terkait Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hasil survei tersebut menyebutkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, unggul di wilayah Jawa Timur dengan perolehan suara 42,7 persen.
Ketua Tim Survei Pusat Studi Ilmu Politik UMM, Ruli Inayah Ramadhoan, S.Sos, M.Si, mengatakan bahwa simulasi yang dilakukan oleh timnya menempatkan pasangan Ganjar-Mahfud berada di urutan pertama.
“Tadi pagi, PDI Perjuangan telah mengumumkan Mahfud MD sebagai bakal cawapres mendampingi Ganjar Pranowo. Pasangan tersebut berdasarkan simulasi paling tinggi dipilih responden, sebesar 42,7 persen,” katanya di ruang Sidang Senat Kampus 3 UMM, Rabu (18/10/2023).
Dia menyampaikan simulasi yang dilaksanakan Pusat Studi Ilmu Politik UMM, dilakukan dengan melibatkan 1.000 responden yang tersebar di berbagai wilayah dan tersebar secara proporsional di 100 kelurahan dan desa pada 36 kota atau kabupaten se-Jawa Timur.
Survei tersebut merupakan penelitian ilmiah independen yang didanai secara mandiri oleh Universitas Muhammadiyah Malang. Adapun sampling error pada survei kali ini berada pada angka 3,1 persen.
Selain menempatkan pasangan Ganjar-Mahfud MD pada posisi pertama, dalam survei tersebut juga dilakukan simulasi pada pasangan lain, yakni Prabowo Subianto yang dipasangkan dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
“Untuk Prabowo dan Khofifah berada di urutan kedua dengan 36,3 persen dan terakhir adalah pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar dengan 19,7 persen,” katanya yang dikutip dari Antara.
Jika dilihat lebih dalam, pasangan Ganjar-Mahfud lebih banyak dipilih oleh kaum perempuan, yakni mencapai 45,4 persen. Sementara untuk kaum laki-laki lebih banyak memilih pasangan Prabowo-Khofifah dengan dukungan 40,8 persen.
Sementara jika dilihat dari kelompok umur, responden berusia 59-85 tahun lebih banyak memilih Prabowo-Khofifah sebesar 40,2 persen, usia 43-58 tahun sekitar 44,2 persen memilih Ganjar-Mahfud, dan kelompok usia 27-42 tahun yang memilih Ganjar-Mahfud mencapai 44,8 persen.
“Sementara untuk generasi berusia 17-26 tahun, lebih banyak memilih pasangan Prabowo-Khofifah, mencapai 48,1 persen,” katanya.
Namun, jika dilakukan simulasi terhadap dua pasangan saja, yakni Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Prabowo Subianto-Khofifah Indar Parawansa, sementara pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar tereliminasi, menunjukkan hasil yang berbeda.
“Hasil simulasi dua pasangan calon menunjukkan Prabowo-Khofifah mendapatkan 49,3 persen, unggul tipis dari pasangan Ganjar-Mahfud yang mendapatkan 48,6 persen,” katanya.
Hingga saat ini sudah ada tiga nama yang menjadi bakal calon presiden pada Pemilu 2024, yakni Ganjar Pranomo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.
Anies Baswedan berpasangan dengan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, sementara Ganjar Pranowo baru saja diumumkan berpasangan dengan Mahfud MD yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam).
Sedangkan Prabowo Subianto belum mengumumkan bakal calon wakil presiden yang akan mendampinginya pada Pemilu 2024 nanti.
Pusat Studi Ilmu Politik UMM : Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, unggul di wilayah Jawa Timur













