Menu

Mode Gelap
Saud El-Hujjaj : Lima Hal untuk Melihat Konflik di Timur Tengah Komunikasi UMM Latih SMA Muhammadiyah 1 Denpasar Membuat Video Pendek Kuliah Tamu Prodi Sosiologi: Persiapan Indonesia Menuju Negara Industri Sinergisitas AUM Tingkatkan Kualitas Pendidikan Muhammadiyah SMA Muga Parengan Hidupkan HW Melalui LKP

Lifestyle · 23 Mar 2021 07:21 WIB ·

Wabub Dorong Batik Ecoprint Jadi Potensi Baru di Ponorogo


					Wakil Bupati Ponorogo Lisdyarita saat melihat hasil batik ecoprint. (Sony/PIJARNEWS.ID) Perbesar

Wakil Bupati Ponorogo Lisdyarita saat melihat hasil batik ecoprint. (Sony/PIJARNEWS.ID)

PONOROGO, PIJARNEWS.ID – Dorong pemulihan ekonomi di tengah pandemi COVID-19, Wakil Bupati Ponorogo Lisdyarita buka pelatihan pembuatan batik ecoprint di wisma koperasi kabupaten Ponorogo, Selasa (23/3/2021).

Lisdyarita mengatakan bahwa dengan pelatihan ini diharapkan potensi daya tarik yang ada di Ponorogo akan semakin bertambah. Selain itu batik ecoprint juga diharapkan dapat membangkitkan perekonomian di Bumi Reog.

“Batik ecoprint masih tergolong baru di Ponorogo, selain itu penggunaan bahan bahannya juga berasal dari alam, jadi lebih ramah lingkungan,” ujar Lisdyarita.

Lebih lanjut, Wabub juga mengingatkan bahwa setelah pelatihan tersebut peserta bisa terus berjalan memproduksi batik ecoprint sendiri, agar ilmu pelatihan ini tidak sia-sia.

“Saya harap Dinas Perdakum (Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro) bisa terus mendampingi, baik dari awal pembuatan hingga nanti pemasarannya,” imbuh Lisdyarita.

Lisdyarita juga menambahkan bahwa untuk harga batik ecoprint sendiri lebih murah, sebab bahan bahannya dari alam dan pembuatannya tidak terlalu sulit.

“Memang hasilnya sangat bagus, dan untuk harganya tentu lebih terjangkau karena bahannya dari alam serta pembuatannya tidak terlalu sulit,” pungkas Lisdyarita.

Batik ecoprint sendiri merupakan salah satu teknik dalam seni membatik yang menggunakan bahan bahan dari alam, seperti daun, bunga, batang dan bagian tumbuhan lainnya yang bisa menghasilkan pola ataupun warna. (son/mad)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Provinsi Jabar Jadi Daerah Terpadat Di Idonesia

20 Juli 2024 - 16:01 WIB

Kadin DPMD Blitar Pastikan Anggaran Gaji Kades Sudah Tersedia

19 Juli 2024 - 20:49 WIB

Pemkab Kudus Serahkan SK Perpanjangan Masa Jabatan Kepada 118 Kepala Desa

18 Juli 2024 - 20:09 WIB

Pemkab Kediri Gelontorkan Rp.51,45 Miliar Untuk Pembangunan Infrastruktur Jalan Tingkat Desa

18 Juli 2024 - 20:03 WIB

Cegah Urbanisasi, Dirjen Bina Pemdes Tingkatkan P3PD

17 Juli 2024 - 18:58 WIB

Pendamping Desa, Salah Satu Pilar Penopang Kinerja Kemendes PDTT

15 Juli 2024 - 19:16 WIB

Trending di News