PANDEGLANG, PIJARNEWS.ID – Menghadapi dampak musim kemarau panjang tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang, Banten, merespons cepat krisis kekeringan dengan mendistribusikan 211.000 liter air bersih. Bantuan logistik ini dialokasikan untuk warga yang tersebar di 33 desa dalam cakupan 13 kecamatan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah-Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang, Lilis Sulistiyati, pada hari Rabu (29/7/2026) mengonfirmasi data penyaluran bantuan tersebut.
“Kami mendistribusikan air bersih sampai hari ini dengan total 211.000 liter kepada penerima manfaat 4.708 kepala keluarga atau 16.615 jiwa,” katanya.
Krisis air yang mulai ditangani secara intensif sejak dua pekan terakhir ini dipicu oleh mengeringnya cadangan air warga, baik dari sumur tanah, jetpump, maupun air permukaan. Situasi semakin sulit karena kawasan terdampak mayoritas belum terjangkau oleh instalasi jaringan Perumdam Tirta Berkah Pandeglang. Guna memenuhi kebutuhan harian warga, armada tangki dari BPBD-PK dikerahkan setiap hari secara maraton.
“Kami juga berkoordinasi dengan aparat desa dan kecamatan agar penyaluran bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran,” ujarnya sebagaimana dikutip Antara.
Tercatat ada 13 kecamatan yang menjadi wilayah sasaran distribusi, yakni Kecamatan Angsana, Cikeusik, Karangtanjung, Cadasari, Koroncong, Patia, Picung, Sindangresmi, Sukaresmi, Munjul, Cigeulis, Panimbang, dan Majasari. Ia sangat mengharapkan sikap proaktif dari warga jika wilayahnya mulai terdampak kekeringan untuk segera melapor secara berjenjang ke aparatur desa dan kecamatan.
“Kami minta masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih segera melapor melalui desa atau kecamatan setempat dan dilanjutkan ke BPBD PK agar dapat direalisasikan pasokan air bersih,” katanya.
Bantuan tanggap darurat ini dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. Salah satunya diungkapkan oleh Mulyati (40), seorang warga asal Kecamatan Angsana, yang merasa sangat terbantu dalam memenuhi kebutuhan dasar hariannya.
“Pasokan air bersih yang diterima itu cukup tiga hari ke depan untuk MCK,” kata Mulyati warga Angsana Kabupaten Pandeglang.














