JAKARTA, PIJARNEWS.ID – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, mendorong Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA bersama TVRI untuk lebih menggencarkan penyiaran kisah-kisah inspiratif dan keberhasilan dari berbagai desa yang telah merasakan manfaat program pemerintah.
Dalam pertemuannya dengan jajaran pimpinan LKBN ANTARA dan TVRI di Jakarta pada Selasa (3/3/2026), ia menyampaikan harapannya agar potensi desa bisa diangkat ke permukaan.
“Sekarang, saya lagi mengumpulkan desa-desa yang success story-nya itu banyak. Jadi desa wisata, desa ekspor, desa tematik, itu banyak sekali. Nah itu mungkin dari TVRI, ANTARA, bisa mengekspos itu,” ujarnya.
Menurutnya, menyebarkan narasi positif semacam ini sangat vital untuk menekan peredaran informasi palsu atau hoaks yang sering kali menyudutkan proses pembangunan desa di Indonesia. Selain itu, ia juga menekankan perlunya publikasi berskala besar terhadap program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang berpusat pada kemajuan desa, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Inisiatif tersebut disambut antusias oleh Direktur Utama Perum LKBN ANTARA, Benny Siga Butarbutar. Ia menegaskan kesiapan lembaganya untuk terus menjadi penyedia informasi utama bagi media massa maupun masyarakat luas.
“Kami memang tengah mengubah peran ANTARA tidak lagi hanya menjadi sebuah acuan berita, tapi sudah menjadi aktor ekosistem informasi,” tegasnya sebagaimana dikutip Antara.
Audiensi ini juga turut dihadiri oleh jajaran pejabat dari kedua belah pihak seperti Direktur Pemberitaan Virgandhi Prayudantoro; Direktur Komersil, Pengembangan Bisnis, dan IT Rachmat Hidayat; serta Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Aria Bimo Setyo Pramono, Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal (PEID) Tabrani; Kepala Badan Pengembangan dan Informasi (BPI) Mulyadin Malik; serta Kepala BPSDM Agustomi Masik.














