MALANG, PIJARNEWS.ID – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Sedunia yang jatuh pada tanggal 7 April 2025 lalu, Bidang Kesehatan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Malang Raya sukses menggelar talkshow bertajuk “Sehat Mbareng IMM” (Sembari) dengan tema “Healthy Habits, Strong Future”.
Kegiatan yang dilaksanakan di Hall Pusdiklat Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada Sabtu (26/4/2025) ini diikuti oleh puluhan kader IMM, dan mahasiswa dari seluruh Universitas se-Malang Raya.
Adapun talkshow diselenggarakan guna meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya membiasakan gaya hidup sehat serta kemampuan mengelola stres di tengah padatnya aktivitas akademik maupun organisasi.
Dengan menghadirkan dua pemateri kompeten di bidangnya, kegiatan ini mengupas pentingnya menjaga kesehatan dari aspek psikologis dan medis. Taufik Nur Ramadhan, selaku pemateri pertama, menekankan bahwa stres dalam organisasi adalah tantangan nyata bagi para organisatoris.
“Stres di organisasi juga jadi tantangan teman-teman sebagai organisatoris, bagaimana menyesuaikan diri antara tanggung jawab dan kemampuan. Prinsip hidup juga penting, supaya kita bisa memfilter stres kita,” ungkapnya.
Sementara itu, dr. Haikal sebagai pemateri kedua, mengingatkan tentang pentingnya menjaga keseimbangan dalam kebiasaan sehari-hari.
“Boleh minum kopi, tapi diimbangi air. Perbanyak air putih karena sekarang justru sakit ginjal yang paling banyak terjadi. Ya, kurang air putih,” tegasnya.
Ketua Bidang Kesehatan PC IMM Malang Raya, Zahra Khairani, dalam sambutannya berharap kegiatan ini mampu menjadi titik awal perubahan gaya hidup di kalangan mahasiswa.
“Harapannya dari kegiatan ini, khususnya mahasiswa bisa aware dengan kebiasaan-kebiasaan kecil yang baik untuk masa depan. Jangan karena masih muda, manajemen diri jadi kurang, pola hidup nggak karuan. Jangan sampai kita investasi penyakit di masa depan,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, PC IMM Malang Raya menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program edukatif yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa. Ini merupakan bentuk upaya nyata dalam membangun budaya sehat di lingkungan kampus dan masyarakat, demi masa depan yang lebih kuat dan produktif menuju Indonesia emas 2045.














