MALANG, PIJARNEWS.ID – Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur sukses menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqom di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Universitas Muhammadiyah Malang (Pusdiklat UMM) pada Jum’at-Minggu (28/2-2/3/2025).
Baitul Arqom yang mengusung tema “Membangun Generasi Unggul dan Berkemajuan” tersebut diikuti oleh 175 anak asuh dari berbagai Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) yang tersebar di seluruh Jawa Timur.
Adapun kegiatan ini bertujuan untuk membekali anak-anak asuh Muhammadiyah dengan keterampilan serta nilai-nilai yang dapat mempersiapkan mereka menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Malang, Dr. Nur Subeki, ST, MT. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mempersiapkan generasi muda Muhammadiyah yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga kuat dalam kepribadian dan akhlak.
Terdapat beberapa materi yang disampaikan dalam Baitul Arqom kali ini. Diantaranya adalah Kepribadian Muhammadiyah guna Menanamkan nilai-nilai dasar Muhammadiyah, termasuk pentingnya integritas, kejujuran, dan semangat gotong royong.
Ada juga materi Kepemimpinan dalam Muhammadiyah guna memberikan wawasan tentang bagaimana menjadi pemimpin yang baik dalam konteks organisasi Muhammadiyah dan masyarakat.
Termasuk materi Akhlakul Karimah dan Generasi Muda yang engajak peserta untuk membangun akhlak mulia sebagai pondasi dalam kehidupan sosial dan peran mereka sebagai generasi penerus.
Selain itu, ada materi Membangun Kepercayaan Diri yang mengajak peserta secara aktif melakukan evaluasi diri dan mempersiapkan potensi diri untuk berkembang dengan rasa percaya diri yang matang. Selanjutnya terdapat materi Membangun Keterampilan Komunikasi dan Mempersiapkan Masa Depan yang Cemerlang.
Dengan terlaksananya Baitul Arqom, MPKS PWM Jawa Timur berharap dapat membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga memiliki nilai-nilai moral yang kuat dan siap berkontribusi dalam pembangunan masyarakat dan agama.














