BATU, PIJARNEWS.ID – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Malang Raya menyelenggarakan Seminar Nasional Koordinator Komisariat (Koorkom) IMM Se-Malang Raya di SMK Muhammadiyah 1 Kota Batu pada Sabtu lalu (21/10/2023). Seminar yang mengusung tema “Melangitkan Gagasan Membumikan Gerakan Untuk Bangsa dan Negara” kali ini dihadiri oleh Tsalis Rifai, S.T. selaku Ketua PDM Kota Batu, PC IMM Malang Raya, Pimpinan Koorkom, Pimpinan Komisariat, dan kader-kader IMM se-Malang Raya.
Adapun yang menjadi narasumber seminar ialah Ketua Umum Forum Keluarga Alumni (FOKAL) IMM, Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Ma’mun bercerita tentang pengalamannya sebagai aktivis Muhammadiyah sedari remaja, sharing mengenai situasi politik kebangsaan, peran FOKAL IMM, serta masukan untuk Muhammadiyah.
“Yang mulai hilang dari Muhammadiyah adalah kekuatan kulturalnya. Pimpinan Muhammadiyah terlalu asyik dengan kebijakan organisasi, tetapi lupa dengan basis massa kulturalnya. Padahal dulu, Muhammadiyah hadir di setiap golongan masyarakat,” ungkap Prof Ma’mun yang juga merupakan Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).
Untuk itu perlu ada perbaikan strategi gerakan kultural, salah satunya merupakan tugas dari FOKAL IMM. Sebab FOKAL IMM berbeda dengan IMM, IPM, Tapak Suci ataupun organisasi otonom lainnya yang secara hierarkis memiliki garis dengan Muhammadiyah. FOKAL IMM tidak memiliki garis organisatoris dengan Muhammadiyah, dan oleh karenanya bisa lebih fleksibel dalam melakukan dakwah di segenap lapisan masyarakat.
“Bapak Ketua Umum Haedar Nashir memberikan dawuh ke saya, bahwasanya FOKAL IMM perlu melakukan penguatan gerakan kultural yang hari ini makin melemah. Terlebih lagi dalam konteks politik kebangsaan,” ungkap Prof Ma’mun yang juga merupakan wakil ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PP Muhammadiyah.
Dan yang terpenting, kemajuan FOKAL IMM dan Muhammadiyah kedepan juga ditentukan bagaimana proses kaderisasi di internal IMM itu sendiri. Sebab kader-kader IMM inilah yang kelak menjadi penerus di FOKAL IMM dan Muhammadiyah.
“Saya berharap kepada adik-adik IMM, supaya bisa memperkuat ikatan kita, melalui jalur trilogi ikatan. Dan tentu dalam implementasinya harus kontekstual dan berkemajuan,” pesan Prof. Ma’mun di akhir seminar. (msqn)














