JAKARTA, PIJARNEWS.ID – Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ahmad Riza Patria mengungkapkan bahwa ketahanan pangan dan iklim sudah seharusnya dibangun dari desa.
“Desa adalah titik awal, di sanalah ketahanan pangan dan ketahanan iklim harus dibangun,” ungkapnya saat memberikan pidato dalam penutupan kegiatan Sharing Knowledge Desa Berketahanan Pangan dan Iklim di Jakarta, Rabu (11/6/2025).
Ia mengatakan desa merupakan akar dari peradaban bangsa. Desa menjadi tempat utama ketahanan pangan dimulai, karena beragam sumber daya yang luar biasa ada di desa, termasuk sumber daya alam, bahkan solidaritas sosial hidup.
Sejalan dengan itu, masyarakat di seluruh desa di Indonesia harus mulai memahami pentingnya menjaga sawah, irigasi, dan sumber daya alam lainnya yang ada di sekitar mereka.
“Maka dari itu, masyarakat desa harus mulai memahami bahwa menjaga sawahnya, irigasinya, sumber dayanya adalah bentuk pertahanan negara yang paling murni,” ucapnya sebagaimana dikutip Antara.
Ia juga menjelaskan bahwa ke depan, manusia tidak dapat menutup mata dari potensi besar pergeseran konflik geopolitik global. Saat ini negara-negara terlibat konflik untuk memperebutkan energi yang berasal dari fosil, di masa mendatang dimungkinkan pangan hingga air menjadi objek yang diperebutkan.
“Hari ini, energi fosil yang dulu menjadi perebutan kini perlahan memudar dan dunia mulai bergerak ke arah energi baru terbarukan. Ingatlah ancaman yang bergeser bukan hanya soal energi, dalam dekade ini, yang akan datang, pangan dan air menjadi medan pertempuran antarbangsa,” jelasnya.
Dengan kekayaan yang dimiliki, terutama terkait dengan pangan dan air, di masa mendatang Indonesia dapat menjadi negara yang diperebutkan oleh negara-negara lain.
Oleh karena itu, ia mendorong segenap elemen bangsa, terutama yang berada di desa, mulai dari pemerintah desa hingga masyarakat desa agar bertekad membangun ketahanan pangan dan iklim semaksimal mungkin.
Ia juga berharap kegiatan berbagi pengetahuan itu dapat menjadi wadah pengembangan inovasi-inovasi terbaru dalam mewujudkan ketahanan pangan dan iklim di desa.














