Sinergi Baznas dan Kemendes PDT: Bangun Kemandirian Ekonomi Desa Lewat Ekosistem Zakat

Baznas Kemendes PDT Kemandirian Ekonomi

JAKARTA, PIJARNEWS.ID – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menjalin kesepakatan strategis dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) guna mendongkrak kemandirian ekonomi di kawasan perdesaan.

Sinergi lintas lembaga ini akan diwujudkan melalui pengintegrasian program pengelolaan zakat yang ditargetkan mampu menjangkau hingga ribuan desa se-Nusantara. Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid di Jakarta pada Senin (6/4/2026) mengungkapkan bahwa pihaknya telah memetakan wilayah-wilayah percontohan untuk merealisasikan visi besar ini.

banner 350x525

“Untuk percontohan, kita sudah memiliki role model ‘desa zakat’ di Ciamis yang masyarakatnya memiliki kesadaran zakat tinggi, dan wilayah itu akan menjadi salah satu referensi utama kita. Selain Ciamis, dalam waktu dekat kami memproyeksikan Kabupaten Serang sebagai area pengembangan berikutnya untuk memperkuat kolaborasi strategis antara Baznas dan Kemendes,” jelasnya.

Ia lebih jauh merinci sejumlah inisiatif kolaboratif yang siap dieksekusi, dengan fokus utama pada pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa. Kehadiran UPZ Desa ini dianggap sebagai manuver paling esensial dalam menggali potensi dana umat langsung dari akar rumput.

Di sektor produktif, kerja sama ini turut menyasar pengembangan peternakan warga lewat program Balai Ternak Baznas serta penyokongan ekonomi melalui koperasi desa. Seluruh inisiatif pemberdayaan tersebut nantinya akan disinkronkan dengan basis data dan jaringan luas milik Kemendes PDT guna menciptakan ekosistem kemandirian desa yang kokoh.

“Salah satu yang paling strategis dari Baznas adalah pembentukan UPZ Desa. Nah, itu yang jadi concern atau strateginya Baznas bersama Menteri Desa hari ini untuk mengolaborasikan program-program seperti balai ternak dan koperasi desa agar bisa diberdayakan di desa-desa,” ujarnya sebagaimana dikutip Antara.

Sementara itu, Menteri Desa PDT Yandri Susanto memberikan apresiasi mendalam atas inisiatif yang diusung oleh Baznas RI. Menurutnya, langkah ini amat selaras dengan visi kementeriannya dalam memajukan kesejahteraan kawasan perdesaan.

Ia menilai penyatuan program seperti UPZ Desa merupakan taktik yang sangat jitu untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengelolaan dana filantropi yang terukur dan tepat sasaran. Ia pun menggaransi bahwa jajarannya siap memberikan sokongan penuh, terutama dalam aspek sosialisasi agar informasi program ini bisa bergema lebih luas.

“Nantinya, kolaborasi Baznas dan Kemendes juga akan dimasifkan melalui media sosial dengan melibatkan influencer-influencer agar dampaknya terasa nyata bagi masyarakat luas,” tuturnya,

banner 350x525
https://pijarnews.id/wp-content/uploads/2025/02/E-Flyer-IG-Story_Penetapan-rev5.png