BLITAR, PIJARNEWS.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar, Jawa Timur, melaporkan adanya tren positif berupa penambahan jumlah pemilih. Hal ini diketahui berdasarkan hasil rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) untuk periode triwulan I tahun 2026.
Ketua KPU Kota Blitar, Rangga Bisma Aditya, pada hari Sabtu menjelaskan bahwa angka pemilih merangkak naik dari 122.373 jiwa pada rekapitulasi triwulan IV 2025 menjadi 122.664 jiwa.
“Terdapat kenaikan sebanyak 291 pemilih, terdiri atas 140 pemilih laki-laki dan 151 pemilih perempuan,” katanya sebagaimana dikutip Antara.
Menurutnya, faktor utama yang mendongkrak naiknya jumlah pemilih ini adalah masuknya pemilih pemula yang baru menginjak usia 17 tahun, serta adanya tambahan warga yang melakukan pindah domisili ke wilayah Kota Blitar. Hasil rekapitulasi terbaru ini juga telah dituangkan ke dalam berita acara dan disahkan melalui surat keputusan KPU Kota Blitar.
Secara keseluruhan, 122.664 pemilih di Kota Blitar tersebut didominasi oleh pemilih perempuan dengan jumlah 62.767 orang, berbanding 59.897 pemilih laki-laki. Ratusan ribu pemilih ini tersebar di 21 kelurahan yang mencakup tiga wilayah kecamatan.
Kemudian, Kecamatan Kepanjenkidul tercatat memiliki 35.231 pemilih yang terdiri atas 17.303 pemilih laki-laki dan 17.928 pemilih perempuan. Selanjutnya, Kecamatan Sananwetan menjadi wilayah dengan daftar pemilih terbanyak yakni mencapai 45.462 orang, dengan rincian 21.906 pemilih laki-laki dan 23.556 pemilih perempuan. Sementara itu, di Kecamatan Sukorejo memiliki total 41.971 pemilih, yang terdiri atas 20.688 pemilih laki-laki dan 21.283 pemilih perempuan.
Sebagai penutup, KPU menegaskan komitmennya untuk terus memantau dinamika kependudukan ini demi kelancaran agenda demokrasi mendatang.
“Kami akan terus melakukan pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan sebagai acuan dalam penyusunan data pemilih ke depan,” katanya.














